Kronologi Lengkap Viral Oknum TNI Pukul Driver Ojol di Pontianak, Berujung Damai tapi Tetap Diproses Hukum

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 22 September 2025 | 11:45 WIB
Tangkapan layar insiden pria diduga oknum TNI pukul ojol di Pontianak. (Instagram/si_enchann)
Tangkapan layar insiden pria diduga oknum TNI pukul ojol di Pontianak. (Instagram/si_enchann)

TITIKTEMU.CO – Jagat maya digemparkan dengan beredarnya video viral aksi pemukulan seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial TS oleh pria yang diduga oknum TNI berinisial FA. Peristiwa yang terjadi di Pontianak Timur itu memicu gelombang reaksi publik, khususnya para driver ojol yang menuntut keadilan bagi rekan mereka.

Video Pemukulan Viral di Media Sosial

Rekaman peristiwa tersebut pertama kali tersebar melalui akun Instagram @polhub.id666 pada Minggu, 21 September 2025. Dalam video itu terlihat seorang ojol menjadi korban pemukulan oleh pengemudi mobil yang diduga anggota TNI.

Baca Juga: Daftar Lengkap Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu 2025 untuk Lulusan SMA, D3, hingga S1

Kejadian berlangsung di Jalan Perum 4, Panglima Aim, Pontianak Timur, pada Sabtu, 20 September 2025. Akibat kejadian tersebut, korban TS mengalami luka memar di wajah hingga patah pada bagian hidung dan langsung menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.

Aksi Solidaritas Ratusan Driver Ojol

Kabar pemukulan ini menyulut solidaritas sesama pengemudi ojol. Pada Sabtu malam, ratusan driver ojol mendatangi Markas Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) XII/Tanjungpura di Pontianak. Mereka melakukan aksi damai sekaligus mendesak agar kasus ini ditangani secara serius dan pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku.

Oknum TNI Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Tak lama setelah insiden viral, FA selaku pihak terduga pelaku akhirnya buka suara. Dalam konferensi pers di Mapomdam XII/Tanjungpura, FA menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban dan komunitas ojol.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Kenaikan Gaji ASN 2026, Fokus Guru, Dosen, TNI, dan Polri

“Saya menyesal atas perbuatan saya. Saya siap bertanggung jawab dan membantu biaya pengobatan korban hingga sembuh,” ujar FA.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Meski sudah ada permintaan maaf dan mediasi, pihak TNI memastikan proses hukum tetap dilanjutkan. Wakapendam XII Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi, menegaskan kasus ini akan diproses melalui persidangan militer.

“Hasil mediasi, proses hukum tetap berlanjut di persidangan militer. Kita tunggu hasilnya,” jelas Agung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X