TITIKTEMU.CO – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun langsung ke Provinsi Bali untuk memastikan penanganan banjir berjalan baik, Rabu (10/9/2025).
Setibanya di Denpasar malam hari, Suharyanto memimpin rapat koordinasi di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. Rapat tersebut dihadiri Gubernur Bali bersama jajaran forkopimda dari wilayah terdampak banjir.
Dalam pemaparannya, Suharyanto menjelaskan bahwa bencana banjir kali ini dipicu fenomena atmosfer Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang menyebabkan curah hujan sangat tinggi.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Bali, 14 Warga Meninggal dan Ratusan Mengungsi
“Kondisi per pukul 21.00 WITA, tinggi muka air di sejumlah sungai sudah kembali normal. Namun, curah hujan ekstrem inilah yang memicu banjir,” ungkap Suharyanto.
Ia menyebut bencana ini tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menelan korban jiwa. Hingga malam, tercatat 9 orang meninggal dunia dan 6 lainnya masih hilang. Tim gabungan telah melakukan pencarian hingga pukul 19.00 WITA dan akan dilanjutkan esok hari.
Selain fokus pencarian korban, ratusan personel gabungan yang berjumlah 400–600 orang juga dikerahkan untuk melakukan pembersihan material banjir.
Baca Juga: Presiden Prabowo Hubungi Emir Qatar, Kecam Serangan Israel ke Doha
“Kami memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi dan kerugian masyarakat bisa mendapat bantuan maksimal dari pemerintah daerah, pusat, hingga lembaga terkait sesuai aturan,” jelas Suharyanto.
BNPB turut menyalurkan bantuan berupa peralatan penanggulangan bencana, seperti pompa air, genset, hingga bantuan kebutuhan dasar. Bahkan, rumah warga yang rusak akibat banjir juga akan diganti.
Selesai rapat, Suharyanto bersama Gubernur Bali meninjau Pasar Badung, salah satu lokasi yang terdampak parah. Ia melihat langsung personel gabungan yang masih berupaya menyedot genangan air dan membersihkan material banjir di area parkir pasar tersebut.
Baca Juga: Kemlu Pastikan 57 WNI di Nepal Aman, Siapkan Opsi Pemulangan Usai Situasi Kondusif
Suharyanto menegaskan, kedatangannya ke Bali merupakan bentuk respon cepat pemerintah pusat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menemukan korban hilang dan memastikan masyarakat terdampak mendapat perlindungan maksimal.***
Artikel Terkait
Ricuhnya Revolusi Gen Z di Nepal: Demo Berujung Serangan ke Gedung Parlemen, Puluhan Tewas dan Pemerintah Runtuh
Erick Thohir Respons Kritik Pelatih Timnas U-23, Siapkan Regulasi Baru Liga hingga Piala Presiden 2026
Kemlu Pastikan 57 WNI di Nepal Aman, Siapkan Opsi Pemulangan Usai Situasi Kondusif
Presiden Prabowo Hubungi Emir Qatar, Kecam Serangan Israel ke Doha
Fuad Bawazier: Tuntutan Rakyat Butuh Waktu untuk Diselesaikan Pemerintah
Banjir dan Longsor Terjang Bali, 14 Warga Meninggal dan Ratusan Mengungsi