Gubernur DKI Pramono Anung: Perbaikan Halte dan JPO Pascademo Agustus 2025 Hampir Rampung

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 8 September 2025 | 10:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beberkan rencana pembangunan memorial fasum yang dirusak akibat aksi demo Agustus 2025. (Instagram/pramonoanungw)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beberkan rencana pembangunan memorial fasum yang dirusak akibat aksi demo Agustus 2025. (Instagram/pramonoanungw)

TITIKTEMU.CO - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa sejumlah fasilitas publik yang rusak akibat demo Agustus 2025 kini sedang dalam proses perbaikan. Beberapa halte, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), hingga infrastruktur transportasi lain yang terdampak sudah ditangani pemerintah provinsi.

Pramono menegaskan, layanan transportasi umum Jakarta seperti TransJakarta dan MRT telah kembali normal.

“Sampai hari ini, semua moda transportasi terutama TransJakarta dan MRT sudah berjalan normal. Beberapa fasilitas yang rusak, salah satunya di Senen, besok Insya Allah saya resmikan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (7/9/2025).

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait: KUR Perumahan Hadir untuk Dukung UMKM dan Kontraktor Lokal

Kerusakan Fasilitas Transportasi

Pramono menyebut kerusakan di kawasan Senen termasuk yang paling parah. Ia berharap kejadian serupa tidak akan terulang kembali.

Berdasarkan catatan Pemprov DKI:

  • 22 halte TransJakarta terdampak demo, baik BRT maupun non-BRT
  • 6 halte di antaranya dibakar dan dijarah
  • Kerugian MRT Jakarta ditaksir sebesar Rp3,3 miliar
  • Kerugian TransJakarta sekitar Rp41,6 miliar
  • Kerusakan CCTV dan infrastruktur lain mencapai Rp5,5 miliar

Sehingga total kerugian akibat demo tersebut mencapai Rp55 miliar.

Baca Juga: 4 Cara Alami Mengatasi Pigmentasi Bibir agar Lebih Cerah dan Sehat

Subsidi Transportasi Gratis

Untuk meringankan beban masyarakat setelah insiden itu, Pemprov DKI sempat menggratiskan layanan MRT dan TransJakarta selama periode 1–8 September 2025. Subsidi yang digelontorkan mencapai Rp18 miliar.

Rencana Pembangunan Memorial

Selain memperbaiki fasilitas publik, Pramono juga mengungkapkan rencana pembangunan memorial sebagai pengingat agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Akan ada satu tempat yang kita jadikan pengingat, bahwa kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X