“Pihak kepolisian sebenarnya menyarankan autopsi, tapi keluarga sudah pasrah. Apa pun yang terjadi kami anggap sebagai musibah. Jadi tidak perlu autopsi,” ucapnya.
Respon Pemerintah Daerah
Peristiwa meninggalnya mahasiswa Amikom ini langsung mendapat perhatian dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dia menegaskan pihak kepolisian wajib mengusut kasus ini.
“Saya sudah menyampaikan kepada Kapolda DIY untuk melakukan identifikasi dan investigasi lebih lanjut,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan Pemda DIY.
Menurut Sultan, polisi wajib memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat, terutama kepada pihak keluarga korban.
Baca Juga: Rumah Uya Kuya Dijarah Saat Aksi Massa, Politikus PAN Respon dengan Doa dan Permintaan Maaf
Sikap Polda DIY
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menyatakan pihaknya siap melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus kematian Rheza.
Namun, langkah hukum ini akan dilakukan jika keluarga berkenan. Hingga kini, keluarga masih menolak proses ekshumasi maupun autopsi.
“Kami sudah menyampaikan bahwa jika keluarga ingin mengetahui proses hukum lebih lanjut, kami siap melakukan penyidikan. Namun, pihak keluarga menolak autopsi,” ujar Anggoro.
Kapolda jmenambahkan pihaknya terbuka jika keluarga ingin mempertanyakan proses hukum, baik dari tahap penyelidikan hingga penyidikan.
Semua jalur hokum. Kata dia, bisa ditempuh apabila pihak keluarga memutuskan untuk melanjutkan kasus ini.
Baca Juga: Prabowo Umumkan Pencabutan Tunjangan DPR hingga Stop Kunjungan ke Luar Negeri
Luka Mendalam bagi Keluarga
Artikel Terkait
VIRAL!!! Salsa Erwina Tantang Ahmad Sahroni Debat Terbuka soal Tunjangan DPR, Begini Responsnya
Siapa Ahmad Sahroni? Ini Profil Lengkap Politisi NasDem yang Tuai Kritik hingga Ditantang Debat soal "Orang Tolol Sedunia"
Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni Kini Anggota Komisi I, Buntut Pernyataan 'Orang Tolol Sedunia'?
Drama Politik DPR: Sahroni Geser Komisi, Rotasi Biasa atau Sinyal Tegas Partai?
Kenapa Ahmad Sahroni Dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III Jadi Anggota Komisi I DPR? Ternyata Ini Alasannya
Ahmad Sahroni Diganti dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Nasdem Tegaskan Bukan Karena Ucapan Kontroversial
Demo Ricuh Bandung: Rumah Mewah Dibakar, Sempat Dikira Milik Sahroni – Polda Jabar Ingatkan Jangan Terprovokasi
Nasdem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, Surya Paloh Tegaskan Aspirasi Rakyat Jadi Pegangan
Ahmad Sahroni: From Zero to Hero, Lalu Kembali ke Zero Lagi?
Senasib dengan Ahmad Sahroni-Nafa Urbach, Eko Patrio dan Uya Kuya Juga Dinonaktifkan dari DPR RI