Baca Juga: Pesan Damai Ormas Islam: Gus Yahya dan 16 Organisasi Bertemu Prabowo Bahas Arah Bangsa
Hal serupa juga dilakukan Uya Kuya. Dalam sebuah video yang diunggah di media sosialnya pada hari yang sama, dia menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakannya.
“Saya, Uya Kuya, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia. Saya benar-benar menyesal atas kejadian yang membuat banyak pihak kecewa,” kata Uya.
Dia menegaskan bahwa tindakannya bukanlah bentuk pelecehan terhadap institusi negara, melainkan kekhilafan yang tidak semestinya dilakukan dalam forum resmi.
Baca Juga: Ibas Bicara Tunjangan DPR: Siap Dievaluasi, Siap Dikritisi, dan Siap Dengar Suara Rakyat
PAN Umumkan Keputusan Resmi
Setelah spekulasi yang beredar, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi akhirnya mengumumkan secara resmi penonaktifan dua anggota DPR RI tersebut.
“Mencermati dinamika dan perkembangan situasi, DPP PAN memutuskan menonaktifkan Eko Hendro Purnomo dan Surya Utama sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN terhitung mulai 1 September 2025,” ujar Viva Yoga.
Menurut dia, langkah ini diambil bukan hanya untuk menjaga marwah partai, tetapi juga untuk meredam kekecewaan publik yang semakin meluas.
Baca Juga: Suara Solidaritas Menembus Batas: Artis Korea & Thailand Ikut Bersuara untuk Demo Indonesia
Menjaga Kepercayaan Publik dan Stabilitas
Viva Yoga menambahkan keputusan tersebut diharapkan bisa menenangkan masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“PAN mengimbau masyarakat tetap tenang dan sabar. Percayakan sepenuhnya pada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Dia juga menekankan bahwa PAN tetap berkomitmen mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas politik serta memperjuangkan kepentingan rakyat.***
Artikel Terkait
Affan Kurniawan, Sebelum Maut Menjemput
LHKPN Eko Patrio Rp 131 Miliar: Ironi di Balik Joget DPR yang Menuai Hujatan
Uya Kuya: Dari Joget DPR yang Viral hingga LHKPN dengan Rumah Amerika yang Bikin KPK Angkat Alis
Drama Hilangnya Fitur Live TikTok: Antara Aksi Massa, Strategi Aman, dan Kebingungan Warganet
Grahadi Terbakar di Tengah Amarah Massa: Simbol Kekuasaan Jawa Timur Dilalap Api
TikTok Matikan Sementara Fitur Live Imbas Unjuk Rasa di Indonesia, Ini Alasannya
Jaringan Mitra Promedia Desak Zulhas:Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN yang Tidak Empati pada Rakyat