Menpan-RB: Peluang Emas Bonus Demografi Bisa Jadi Petaka Kalau Produktivitas Tak Naik

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:30 WIB
MenPAN-RB, Rini Widyantini menyebut produktivitas masyarakat Indonesia belum optimal meski memiliki bonus demografi. ((Instagram/official.riniwidyantini))
MenPAN-RB, Rini Widyantini menyebut produktivitas masyarakat Indonesia belum optimal meski memiliki bonus demografi. ((Instagram/official.riniwidyantini))

Program ini diyakini dapat menjembatani jumlah besar tenaga kerja agar tidak sekadar banyak, tetapi juga unggul dalam kualitas.

Dengan sistem ini, Indonesia bisa menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, dan kompetitif.

“Manajemen talenta sangat penting. Ia bisa menjadi jembatan agar peluang demografi benar-benar berubah menjadi kekuatan nyata,” jelas Rini.

Baca Juga: Drama Kursi Tiara Andini di Pesawat: Dari Tolak Tukar Seat hingga Sindir Pejabat Punya Kuasa

Masih Tertinggal di ASEAN

Meski memiliki modal besar berupa penduduk usia produktif, Indonesia masih tertinggal dibandingkan Thailand dari segi produktivitas.

Data ini menjadi alarm bahwa jumlah semata tidak cukup—yang dibutuhkan adalah peningkatan daya saing.

“Kita memang punya 68 persen usia produktif, tapi dari sisi produktivitas, kita masih kalah, bahkan di ASEAN sendiri dengan Thailand,” tambahnya.

Menatap Masa Depan

Dengan langkah yang tepat, bonus demografi bisa menjadi “harta karun” Indonesia untuk beberapa dekade ke depan.

Namun, tanpa kebijakan yang mendukung, peluang emas ini bisa hilang begitu saja.

Tantangannya kini ada pada bagaimana negara mampu mengubah angka menjadi aksi, kuantitas menjadi kualitas, dan penduduk produktif menjadi kekuatan yang membawa bangsa melesat maju.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X