Danantara dan GEM Asal China Teken Perjanjian Proyek Nikel Senilai Rp23 triliun

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:18 WIB
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani (Dok. Danantara/TitikTemu)
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani (Dok. Danantara/TitikTemu)

Perusahaan ini merupakan pelopor global dalam pertambangan dan daur ulang perkotaan, memproses lebih dari 10% baterai EV dan limbah elektronik akhir masa pakai Tiongkok setiap tahunnya, serta memulihkan lebih dari 20 mineral penting, termasuk kobalt, nikel, dan litium.

Diakui oleh Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum - WEF) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kepemimpinannya dalam ekonomi sirkular, GEM kini menjadi titik acuan global dalam industri metalurgi hijau, yang menggabungkan skala, inovasi, dan keberlanjutan.

Baca Juga: Pendaftaran TKA 2025 Resmi Dibuka, Cek Cara Daftar, Jadwal Lengkap, dan Tips Lolos Tes Akademik

Di Indonesia, GEM telah melakukan investasi signifikan dalam material energi baru berbasis nikel, termasuk pendirian kawasan industri nikel berteknologi tinggi, laboratorium inovasi bersama dengan universitas papan atas di Indonesia dan China, dan program beasiswa yang menghasilkan lulusan magister dan doktoral di bidang metalurgi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X