Bank digital yang tidak mengenakan biaya admin, menurutnya, cenderung menjadi sumber utama munculnya rekening dormant karena banyak pengguna membuka akun tanpa benar-benar aktif menggunakannya.
"Masalahnya, rekening semacam ini rawan disalahgunakan oknum kriminal untuk aktivitas mencurigakan," ungkapnya.
Jadi, Bagaimana Cara Aman Menabung?
Berikut tips agar rekening tidak menjadi dormant:
- Lakukan minimal satu transaksi setiap 3–6 bulan, baik setor, tarik, atau transfer.
- Hindari membuka banyak rekening jika tidak benar-benar digunakan.
- Waspadai biaya admin yang bisa menguras saldo secara perlahan.
- Cek secara berkala status akun dan aktifkan notifikasi transaksi dari bank.
Menjaga rekening tetap aktif bukanlah hal yang rumit, namun membutuhkan kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik.
Dengan melakukan transaksi secara berkala, menghindari pembukaan akun berlebih, serta rutin memantau saldo dan notifikasi, kamu bisa terhindar dari risiko rekening dormant.
Di era digital yang serba cepat ini, keaktifan rekening bukan sekadar formalitas—tetapi juga bentuk perlindungan dari potensi penyalahgunaan.
Jadi, mulai sekarang, cek kembali akun bank-mu dan pastikan tetap hidup dan aman.***
Artikel Terkait
PPATK Temukan Hal Mengejutkan, Indonesia Darurat Narkoba
Puluhan Rekening Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) diblokir sementara PPATK. Transaksinya Trilyunan Rupiah
Astaga, PPATK temukan transaksi perjudian di kasino oleh Gubernur Papua Rp 560 M
PPATK Indonesia: Sejarah. Tugas dan Fungsi Melacak Jejak Pencucian Uang untuk Keamanan Keuangan
Rekening Dormant Diblokir PPATK? Simak Cara Mengatasi untuk Amankan Uang Anda
PPATK Ungkap 10 Juta Rekening Penerima Bansos Mengendap Lebih dari 3 Tahun, Dana Mencapai Rp 2,1 Triliun
Ramai Pegawai Bank Curhat Ditegur Nasabah Gara-Gara Rekening Diblokir PPATK, Ternyata Ini Penyebabnya
Pemblokiran Rekening Dormant PPATK Demi Keamanan dan Perlindungan Nasabah
PPATK: Pemblokiran Rekening Dormant Lindungi Nasabah dari Penyalahgunaan dan Kejahatan Finansial