Polemik Fatwa Haram Sound Horeg, MUI Pusat Soroti Dampak Kesehatan hingga Perekonomian

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 27 Juli 2025 | 18:35 WIB
Foto ilustrasi sound audio - MUI Pusat buka suara mengenai fatwa haram sound horeg MUI Jatim. () (Unsplash/hikeshaw)
Foto ilustrasi sound audio - MUI Pusat buka suara mengenai fatwa haram sound horeg MUI Jatim. () (Unsplash/hikeshaw)

> “Jangan dibiarkan hanya karena persoalan ekonomi, sementara ada kelompok masyarakat besar yang dirugikan,” tegasnya.

Namun, Asrorun menyebut fatwa ini masih bersifat lokal.

Pada tingkat nasional, MUI Pusat belum memutuskan pengharaman karena kasus gangguan yang dilaporkan masih terkonsentrasi di Jawa Timur.

> “Kalau sound digunakan untuk kepentingan baik, diputar di waktu yang tepat, dan tidak mengganggu masyarakat, tentu itu dibolehkan,” tandasnya.

Baca Juga: 130 dB Merobek Senyap: Dilema Sound Horeg di Tengah Masyarakat

Polemik sound horeg memperlihatkan bagaimana sebuah tren hiburan bisa berdampak lebih luas dari sekadar kesenangan sesaat.

Ketika kesehatan, kenyamanan, dan ketertiban publik dipertaruhkan, keseimbangan antara hak individu dan kepentingan masyarakat menjadi penting.

Keputusan tegas dari pemerintah akan menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa tradisi hiburan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan dan harmoni sosial.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X