Menkomdigi Meutya Hafid: Perempuan Developer Punya Peran Penting Ciptakan Game Ramah Anak

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 6 Juli 2025 | 21:33 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid.  (Instagram.com/@meutya_hafid)
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid. (Instagram.com/@meutya_hafid)

TITIKTEMU.CO - Maraknya kekerasan digital yang menyasar anak-anak di Indonesia menjadi sorotan serius.

Ancaman ini tidak hanya datang dari media sosial, tetapi juga dari konten game online yang makin mudah diakses oleh anak-anak. 

Kekhawatiran akan dampak buruk dari paparan konten kekerasan dan perundungan digital mendorong berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.

Baca Juga: BRI Luncurkan BRIvolution Initiatives Phase 1, Sebuah Langkah Akselerasi Menuju Transformasi Bisnis

Perempuan Developer Jadi Harapan Baru Industri Game

Dalam upaya membangun lingkungan digital yang lebih sehat, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya kehadiran perempuan dalam industri game.

Saat ini, sekitar 21% pemimpin di industri game berasal dari kalangan perempuan — angka yang menurut Meutya menunjukkan potensi besar dalam mewarnai ekosistem digital dengan pendekatan yang lebih empatik.

"Dengan semakin banyaknya perempuan di industri ini, kami berharap game-game yang dihasilkan juga bisa lebih sensitif terhadap nilai-nilai edukatif dan perlindungan anak," ujar Meutya saat berkunjung ke Agata Game Course di Summarecon Bandung, Sabtu, 5 Juli 2025.

Baca Juga: Bolehkah Hanya Puasa Asyura Tanpa Tasua? Simak Penjelasan Lengkapnya

Perempuan Dinilai Membawa Perspektif Baru dalam Dunia Game

Menurut Meutya, perempuan memiliki kemampuan multi-peran dan empati yang tinggi, yang dinilai sangat penting dalam proses pengembangan konten digital, termasuk game.

Dengan perspektif tersebut, konten game diharapkan lebih memperhatikan nilai-nilai yang membangun dan tidak justru mengandung unsur kekerasan atau pelecehan.

> “Kehadiran perempuan bisa menjadi kekuatan dalam menciptakan game yang lebih aman dan ramah anak,” lanjutnya.

Pemerintah Siapkan Regulasi untuk Lindungi Anak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X