“Sehingga untuk memitigasi terjadinya bencana banjir kembali salah satu langkah yang diambil oleh BPBD Jabar yaitu dilakukan OMC untuk mengurangi curah hujan tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, pada tahap pertama OMC, NaCl disemai di langit Jawa Barat untuk mempercepat turunnya hujan di atas laut dan waduk. Operasi ini dilakukan agar hujan turun di wilayah yang diyakini aman dan mengurangi intensitas hujan yang jatuh di daratan. Misalnya, jika diprediksi terjadi hujan lebat di Cirebon maka awan-awan yang terbentuk di laut akan disemai sehingga ketika mencapai daratan intensitasnya berkurang menjadi sedang.
Selain itu, jika terdapat awan berpotensi hujan lebat di daratan, seperti di Bandung, maka penyemaian dilakukan menggunakan CaO untuk mengurangi intensitas hujan. Dengan metode ini, hujan yang tadinya diprediksi sangat lebat dapat dikendalikan menjadi hujan sedang atau ringan, sehingga tidak menyebabkan banjir atau longsor.
Baca Juga: Warga Temanggung Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem
“Untuk hari pertama 11 Maret telah dilakukan 2 sorti penerbangan dengan total durasi 3 jam 25 menit Dalam operasi ini total bahan semai mencapai 1.600 kg. Direncanakan ke depannya akan dilakukan 3 sorti perhari tiap sorti 800kg dengan durasi peerbangan 1.5-2 jam,” jelasnya.
Berdasarkan hasil analisis, wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami cuaca ekstrem dengan curah hujan lebat, angin kencang, dan petir. Jika OMC tidak dilakukan, risiko seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta gangguan aktivitas masyarakat akan meningkat, berpotensi merusak infrastruktur, menghambat mobilitas, dan menimbulkan kerugian ekonomi.
“Dengan OMC, intensitas hujan dapat dikendalikan lebih awal dan direduksi hingga 30-60% dari total prediksi curah hujan. Sehingga dampak bencana dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat lebih terjaga,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Waspada! Siklon Tropis dan Seruakan Dingin Pengaruhi Kembali Cuaca Indonesia Sepekan ke Depan
Warga Temanggung Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem
BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Perlu Direspons Cepat Pemerintah Daerah
Mudik Lebaran 2025, BMKG Sediakan Informasi Cuaca Terintegrasi