Sebagai hasil, program BRI Menanam Grow and Green telah memberdayakan kelompok tani atau nelayan yang berperan melakukan penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pendataan serta monitoring tanaman atau fragmen terumbu karang.
Program BRI Menanam Grow and Green juga menekankan nilai ekonomi yaitu meningkatkan pendapatan kelompok dari kegiatan penanaman, perawatan dan pendataan tanaman. Program BRI Menanam Grow and Green berhasil membuka lapangan kerja kepada 1.080 Kepala Keluarga (KK) dan hasil panen tanaman produktif menjadi pendapatan tambahan bagi masyarakat yang terlibat.
Baca Juga: Sedang Dihitung Ulang, Biaya Haji 2025 Bisa Turun Lagi
Menurut Catur program ini menekankan nilai lingkungan yang merupakan aksi untuk mengatasi perubahan iklim. Saat ini Indonesia menghadapi adanya lahan kritis yang disebabkan degradasi lahan berupa pengurangan status lahan secara fisik, kimia dan atau biologi karena aktivitas illegal logging, kebakaran hutan atau alih fungsi hutan.
Kegiatan penanaman pohon produktif merupakan upaya nyata dalam membantu pemerintah mengurangi dampak buruk dari lahan kritis seperti banjir, longsor, dan kekeringan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi dan adaptasi perubahan iklim.
"Penanaman pohon produktif juga diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat. Kami juga memastikan bahwa pohon-pohon produktif yang ditanam tersebut mendapat perawatan dan pendampingan sehingga pada akhirnya bisa dipanen dan membantu perekonomian anggota kelompok," tegasnya.***
Artikel Terkait
Warga Yogyakarta Diajak Menanam Tanaman Pangan Di Rumah
BRI Menanam-Grow & Green Bersama Kelompok Tani Lakukan Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan Pulihkan Hutan Bekas Tambang
Dinas Lingkungan Hidup : Optimalkan Biopori untuk Pengolahan Sampah Organik di Lahan Sempit
Parenting Ramah Lingkungan: Mengajarkan Anak untuk Cinta Bumi
Tabel Angsuran KUR BRI Januari 2025 Rp35 Juta: Cara Pengajuan Modal Usaha UMKM Terbaik
Membanggakan! Ini 10 Capaian BRI Bukti Nyata Kontribusi Untuk Negeri Dorong Ekonomi Kerakyatan Yang Inklusif