“Setelah running iklan, mereka akan mengelompokkan orang-orang yang pernah klik atau nonton itu kemudian retargeting terus-menerus,” ujarnya.
Iklan judol ini sering ditempel pada video singkat yang viral atau lucu, membuat pengguna sosial media tak menyadari sedang menonton iklan judi.
“Sekarang mereka tuh udah nggak butuh influencer, udah nggak butuh nge-endorse, mereka ngedit sedikit video yang ada lalu kemudian ngiklan,” imbuhnya.
Baca Juga: Nikmati Nostalgia! Download Lagu Malaysia Lawas 90an Full Album Tanpa Iklan Terfavorit pada Jamannya
Alasan Sering Mendapat Iklan Judol di Feed Media Sosial
Video singkat yang ditempel situs judi online sekarang ini banyak bertebaran di sosial media.
Awalnya, iklan judol ini akan ditayangkan sebanyak-banyaknya dengan jangkauan luas lewat video-video tersebut.
Hanya butuh waktu 3 detik pertama untuk menonton iklan tersebut sampai pengguna sosial media masuk dalam kelompok target audience untuk iklan judol.
Tak heran, meski tidak pernah klik iklan atau bermain judol tapi selalu mendapatkan iklan judol.
Iklan judol yang masih bebas itu sesuai dengan pernyataan Menkominfo, Budi Arie Setiadi, kalau belum ada lembaga yang bertugas untuk mengawasi media sosial.
Baca Juga: Kabar Baik! KEMDIKTISAINTEK Buka Lowongan Kerja Magang (PKL) untuk Mahasiswa, Tanpa Batasan Usia
“Gue nggak tahu ya ini wewenang Kapolri, Komdigi, atau KPI, gue nggak ngerti, tapi yang jelas ini adalah wewenang pemerintah kalau misalkan pemerintah serius,” ucap Sepihara_ dalam videonya.
“Bos, sekarang nangkepin ikan kecil terus kemudian konferensi pers, udah nggak musim, udah nggak zaman, tegur wadahnya, tegur Meta,” imbuhnya.
Lalu Bagaimana Cara Mengurangi Iklan Judol di Feed Sosmedmu?
Block dan report iklan judol tampaknya tak cukup dilakukan untuk mengurangi iklan-iklan itu muncul di Meta.
Artikel Terkait
Menteri Meutya Hafid Janji Berantas Aktivitas Ilegal, 11 Oknum Pegawai Komdigi Ini Malah Ketahuan Bina Judi Online
5 Selebgram Terkenal Ditangkap karena Promosi Judi Online di Instagram!
Langkah Tegas Perangi Judi Online, BRI Blokir 3 Ribu Rekening Terindikasi Judol
Komdigi Blokir Ratusan Rekening Bank Terindikasi Aktivitas Judi Online, Meutya Hafid Sebut BCA Paling Banyak
4 Orang Masih Buron? Inilah Peran 28 Tersangka yang Libatkan Pegawai Komdigi dalam Kasus Pembinaan Website Judi Online
Fakta Hotel Aruss Semarang Disita Polisi, Benarkah Terkait Pencucian Uang Judi Online?
Perbandingan Spesifikasi dan Harga Redmi 13C Vs Redmi 14C Baru Bekas 2025: Pilihan Tepat di Kelas HP Murah 1 Jutaan