INFO HAJI 2024 : Saat Ziarah di Jabal Uhud , Jemaah Haji Harus Perhatikan Adab Ini

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Selasa, 21 Mei 2024 | 11:00 WIB
Bukit Uhud di Madinah (Kemenag)
Bukit Uhud di Madinah (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Selain Masjid Nabawi dan Raudhah, sejumlah tempat bersejarah juga menjadi target destinasi jemaah haji Indonesia. Salah satunya, yaitu area Jabal Uhud, mulai Masjid Syuhada Uhud, Jabal Rumma (tempat para pasukan pemanah pada perang uhud), dan makam para Syuhada Uhud.

Jabal Uhud menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi jemaah haji Indonesia selama di Madinah.  Tempat ini menjadi sejarah peristiwa perang Uhud antara tentara Islam yang dipimpin Rasulullah SAW melawan kafir Quraisy.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Satu Calhaj Embarkasi Solo Asal Pemalang Meninggal di Asrama Haji Donohudan

Dikisahkan, perang Uhud merupakan perang yang dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW. Perang ini diawali dari konflik bersenjata tersebab kekalahan kaum Quraisy dalam Perang Badar. Pada perang ini, terdapat 70 sahabat, termasuk paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib, syahid di medan perang.

Selain memaknai dan mengambil sirah dari kisah Uhud, ada beberapa adab yang patut dijaga saat berziarah di Bukit Uhud:

1. Gunakan Kartu Identitas dan Gelang Jemaah Haji Indonesia

Jemaah haji Indonesia wajib mengenakan kartu identitas berupa ID Card yang biasanya dikalungkan di leher serta gelang jemaah haji. Dua hal ini sangat penting sebagai tanda pengenal jemaah haji Indonesia. Hal ini untuk memudahkan petugas melacak identitas dan lokasi tempat jemaah menginap, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti jemaah tersesat dan tertinggal dari rombongan.

Baca Juga: KISAH HARU HAJI : Sajeriah Jemaah Haji Tunanetra Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci

2. Gunakan Atribut Rombongan

Selain batik haji Indonesia, jemaah biasanya juga mengenakan atribut berseragam dengan rombongan. Hal ini tentu saja memudahkan identifikasi jemaah ketika tertinggal dari rombongan.

3. Hindari Berjalan Sendirian

Jemaah haji Indonesia disarankan untuk tidak berjalan sendirian atau terpisah dari rombongan. Hal ini penting agar tidak tersesat dan terpisah dari rombongan. Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan, seperti ditipu oknum penjual yang berada di area Uhud dan yang lain sebagainya.

Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Jemaah Haji Gelombang Kedua Diimbau Kenakan Baju Ihram Sejak di Embarkasi

4. Selalu Melapor Pada Ketua Rombongan saat ke Kamar Kecil

Usahakan, untuk selalu melapor pada ketua rombongan dan mengajak teman ketika ingin ke kamar kecil, atau keperluan lain yang mengharuskan berpisah dari rombongan. Jemaah haji juga tidak disarankan untuk jalan sendirian saat mengikuti ziarah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X