TITIKTEMU.CO - Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengumumkan rencana Polri untuk merekrut 10.000 orang yang akan ditugaskan di jajaran Polda Papua yang tersebar di empat provinsi di Tanah Papua.
Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa penerimaan pertama direncanakan pada bulan April 2024 dengan merekrut 2.000 orang yang akan dididik di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Pulau Jawa.
Menurut Irjen Pol Dedi Prasetyo, penerimaan ini akan melibatkan Orang Asli Papua (OAP) dan anak-anak yang lahir serta besar di Tanah Papua.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Ngopi di Perbatasan Papua, Lengkap dengan Sejarahnya
Sebagai upaya untuk meminimalisir anggota Polri yang meminta pindah keluar dari Tanah Papua, penerimaan khusus akan diberikan bagi anak-anak OAP dan yang lahir di Tanah Papua.
Selain itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri juga menyatakan bahwa meskipun secara rasio jumlah anggota Polri di wilayah Polda Papua sudah memadai, namun karena luasnya wilayah, jumlahnya masih dirasa kurang.
Hal ini menyebabkan beberapa Polres hanya memiliki satu atau dua Polsek, seperti Polres Nduga dan Polres Puncak.
Baca Juga: Gadis Papua Penerima Beasiswa di FK UGM ini ingin pulang Mengabdi di Kampung Halaman
Untuk mengatasi hal tersebut, Polri akan bekerja sama dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk merekrut tenaga dokter yang ingin bergabung dengan Polri.
Untuk itulah rekrutmen ini juga disebut sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah Polda Papua.
Lebih lanjut Dedi berharap, bertambahnya jumlah anggota Polri di wilayah Polda Papua, mampu memperpendek jangkauan pelayanan ke masyarakat.
Baca Juga: Berkunjung ke Papua, Ini Pesan Kasad untuk Prajurit TNI
"Wilayah hukum Polda Papua meliputi Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan," kata Irjen Dedi melalui keterangannya.
Rencana Polri untuk merekrut 10.000 anggota baru yang akan ditugaskan di Polda Papua merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan keamanan dan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Dengan adanya penerimaan khusus bagi anak-anak OAP dan yang lahir di Tanah Papua, diharapkan dapat memperkuat kehadiran anggota Polri yang memiliki kedekatan budaya dan pemahaman akan kondisi sosial masyarakat setempat.
Artikel Terkait
Setelah Bandara di Papua Selatan Beroperasi, Presiden Ingin Keterisolasian Wilayah Terbuka
Presiden Berharap Papua Street Carnival Terus Berlanjut
Ini Jawaban Presiden Jokowi Saat Ditanya Anak SD Kenapa Ibu Kota Tidak Dipindah ke Papua
Presiden Instruksikan TanganiKelaparan di Papua Tengah Secara Cepat
11 Danau di Papua, Airnya Bening-bening
Pasar Pharaa Sentani JayapuraJadi Tempat Pertama yang Dikunjungi Gibran Dalam Rangkaian Kampanye di Papua
Berkomitmen Akan Melanjutkan Pembangunan di Papua, Gibran: Papua Harus Terus Dibangun, Tidak Boleh Ditinggalkan
Bahlil Lahadalia: Gibran Punya Cinta yang Tulus Kepada Tanah Papua
Nonton Indonesia dari Timur (2024):Sinopsis Film Kisah Inspiratif Sepak Bola Papua yang Mengharukan Lengkap LINK Jadwal Bioskop CGV dan Cinema21
Rekomendasi Tempat Ngopi di Perbatasan Papua, Lengkap dengan Sejarahnya