LSI Denny JA: Ini Lima Faktor Yang Membuat Elektabilitas Prabowo-Gibran Terus Menanjak dan Bisa Menang Satu Putaran

photo author
Tim TITIK TEMU 01, TitikTemu.co
- Selasa, 30 Januari 2024 | 21:02 WIB
Prabowo-Gibran mengacu hasil survei LSI Denny JA elektabilitas terus meningkat dan berpeluang satu putaran (instagram.com @gerindra)
Prabowo-Gibran mengacu hasil survei LSI Denny JA elektabilitas terus meningkat dan berpeluang satu putaran (instagram.com @gerindra)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan faktor elektabilitas paslon nomor 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terus menanjak dan semakin terbukanya kemungkinan menang satu putaran.

Menurut peneliti LSI Denny JA, Adjie Al Faraby dalam paparannya, Selasa (30/1/), ada beberapa alasan yang ditemukan yaitu pertama terkait popularitas dan tingkat kesukaan.

Baca Juga: 6 Tempat Makan Bebek Goreng di Jogja Paling Aduhai Lezatnya, Cek Alamat Lengkapnya di Sini

"Popularitas Pak Prabowo kalau dilihat dari angka ini dari bulan Januari 2024 dan September 2023 sudah mencapai puncak rata-rata di atas 90 persen dan tingkat kepuasan di atas 80-85 persen, jadi dengan data menunjukkan tingkat penerimaan publik terhadap Pak Prabowo positif dan baik," kata Adjie.

Alasan kedua, lanjut Adjie, selain Prabowo faktor Gibran juga memiliki tingkat popularitas tinggi.

Baca Juga: Bicara Soal Food Estate di Sumedang, Prabowo Disambut Ribuan Petani dan Peternak  

"Di bulan September 2023 Gibran memiliki popularitas 69 persen dan sekarang di bulan Januari 2024 naik 96 persen dan tingkat kepuasannya juga naik, di September 2023 hanya 77,8 persen sekarang di angka 81,1 persen," jelas Adjie.

"Jadi secara kualitas popularitas dan tingkat kesukaan, kedua-duanya (Prabowo-Gibran) ini adalah sama-sama kandidat yang premium karena cukup powerful rata-rata di atas 90 dan 80 persen," tambah Adjie.

Baca Juga: UIN Jakarta Siapkan 1.162 Kursi untuk Mahasiswa Baru lewat Jalur SPAN-PTKIN 2024. Ini Daftar Prodi dan Daya Tampungnya

Alasan ketiga, kata Adjie bahwa mereka yang puas terhadap kinerja presiden Jokowi ini semakin terasosiasi dengan Prabowo-Gibran.

"Tadi kita lihat kepuasan terhadap Jokowi ini memang selalu naik, selalu tinggi dari survei kita di awal September 2023 selalu di atas 75 persen bahkan dalam dua kali survei terakhir di angka 81 dan 80 persen. Jadi kepuasan terhadap Jokowi yang begitu tinggi inilah yang kemudian membuat paslon pengganti mendapatkan berkah elektoral. Inilah yang terjadi pada pasangan Prabowo-Gibran," kata Adjie.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Ayam di Jogja, Ayam Goreng, Bakar, Asap, dan Ingkung Utuh, Semuanya Lezat, Bikin Lidah Melayang-layang

Alasan keempat, semua yang puas terhadap kinerja Jokowi semakin banyak yang pindah kepada pasangan Prabowo-Gibran.

"Kalau kita lihat datanya di awal Januari 2024, itu diangka 50,5 persen sekarang naik lagi menjadi 55,5 persen dan sebelumnya di bulan Desember 2023 akhir 47,7 persen. Jadi semakin banyak mereka yang puas terhadap kinerja Jokowi pindah pilih Prabowo-Gibran. Sebelumnya terpecah ke pasangan Ganjar-Mahfud, semakin dekat pemilu semakin banyak yang pindah ke Prabowo-Gibran," jelas Adjie.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: LSI Denny JA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X