Lebih lanjut Budisatrio mengatakan, percepatan capaian tersebut juga akan diwujudkan melalui peningkatan pengelolaan tanah, air, dan hutan secara lestari.
"Emisi karbon terbesar kita itu berasal dari sektor kehutanan dan pertanian. Jadi memang dibutuhkan pengelolaan tanah air dan hutan kita secara lestari. Hutan seharusnya penyerap karbon, bukan memproduksi karbon karena adanya kebakaran hutan. Ini juga jadi perhatian." imbuh politisi Gerindra tersebut.
Terakhir, Budisatrio menyebut bahwa Prabowo Gibran juga akan terus mengakselerasi pengembangan sumber daya alam yang terkait dengan ekonomi hijau.
Baca Juga: IDE USAHA MAHASISWA 2024: 7 Peluang Bisnis Menjanjikan untuk Pemula dengan Modal Kecil
“Sumber daya alam yang terkait langsung dengan penyerapan karbon, carbon sink dan carbon offset, akant erus diakselerasi. Selain manfaat pengurangan emisi, juga untuk mengambil kesempatan dari ekonomi hijau.” jelasnya.
“Dan terkait regulasi perdagangan karbon yang baru saja berjalan, kita akan melakukan penyempurnaan regulasi terkait carbon trade dan kelengkapan lembaga penunjangnya di Bursa Efek Indonesia.” pungkas Budisatrio.***
Artikel Terkait
INFO LOKER: Sebuah Restoran Menu Utama Masakan Cina Membuka Lowongan Kerja untuk Penempatan di Yogyakarta
Bank BCA Buka Lowongan Kerja Tersedia 3 Posisi untuk Lulusan SMA, Diploma dan Sarjana. Buruan Daftar
Lowongan Kerja PT Brantas Abibpraya, Bank BTN dan Bank Syariah Indonesia
Lowongan Kerja BKKBN Posisi Operational Staff untuk S1 Semua Jurusan
Lowongan Kerja di Ajinomoto Indonesia untuk D3 dan S1, Tutup 21 Januari 2024
Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk SMA, D3 S1 dan S2, Buruan 5 Posisi Menanti!
Bank BRI Buka Lowongan Kerja Berbagai Posisi untuk S1, Tutup 25 Januari 2024