PBNU Menginisiasi Dialog Antar Budaya di KTT ASEAN

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Kamis, 3 Agustus 2023 | 07:00 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf  usai konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023). (Ahmad Naufa/LTN PBNU)
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf usai konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023). (Ahmad Naufa/LTN PBNU)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengambil inisiasi ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (IIDC) mengambil momentum ASEAN Summit 2023, di mana Indonesia didapuk sebagai tuan rumah.

Menurut Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, ASEAN IIDC diarahkan untuk  memperkuat konsolidasi jaringan dari pada tokoh dan pemimpin agama di lingkungan ASEAN dan jaringan negara-negara ASEAN, termasuk Amerika, Jepang, dan India.

Baca Juga: 7 Danau di Sukoharjo Paling Instagramable, Cocok untuk Gowes dan Nyore Ramai-ramai

Baca Juga: Daftar Lengkap Danau di Bandung, Indah, Sejuk dan Menghibur Hati yang Sedang Galau

“Ini belum pernah terjadi sebelumnya bahwa forum tokoh-tokoh agama ini dijalankan dalam koordinasi yang erat dengan pemerintahan-pemerintahan,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

“Maka, pertama kami bicara kepada pemerintah dan alhamdulillah Kementerian Luar Negeri RI mau bekerja sama dan menerima gagasan ini untuk dijadikan agenda resmi KTT Asean. Insyaallah, hasil dari kita ini akan dibawa masuk dalam konklusi KTT ASEAN,” kata dia.

Baca Juga: Timnas Indonesia U 17 Garuda United Takluk 0-3 dari Barcelona Juvenil A

Gus Yahya mengatakan forum R20 ini ingin membangun jaringan agar terkonsolidasi dengan kuat. “Kami mencari basis kesamaan latar belakang di antara masuatak ASEAN dan sekitarnya,” ujar dia.

IIDC ini, kata dia, diinisiasi PBNU. IIDC ini merupakan bagian dari agenda PBNU untuk ikut serta dalam dinamika internasional dalam upaya membangun harmoni dan perdamaian dari arah lingkungan agama-agama.

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Tidak Bicara Politik dengan Sandiaga Uno Saat Bertemu di Istana

“Karena NU adalah organisasi keagamaan, maka NU ingin masuk ke dalam lingkungan aktivisme agama-agama dalam konteks membangun harmoni peradaban dan perdamaian,” ungkap

ASEAN IIDC dicanangkan bukan sekadar forum diskusi semata. Forum ini juga akan menjadi agenda yang sifatnya kental dengan politik, mengingat para undangan yang hadir juga merupakan representasi dari pihak pemerintahan masing-masing negara.

Baca Juga: PART 23 MY COLD BAD BOY - MCBB by: RANNISKII

“Karena yang hadir ini adalah tokoh-tokoh yang terkait dengan pemerintah negara masing-masing. Maka, harapan kita bahwa forum ini nanti akan melahirkan kesepakatan yang strategis dan decisive yang hasilnya bisa diadopsi KTT ASEAN,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: LTN PBNU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X