" Simbah putri (nenek) dari dulu selalu mewanti-wanti agar bacemnya manis dan enak lalu jadahnya harus ditumbuk. Maka proses pembuatannya cukup memakan waktu lama. Kini, cita rasa manisnya disesuaikan agar tidak terlalu manis tetapi pas. Kita memang membuat makanan otentik berkualitas dan sudah dikemas secara kekinian," pungkas Angga