TITIKTEMU.CO - Lebaran identik dengan hidangan ketupat. Menu ini memang tidak bia dilepaskan dari tradisi lebaran.
Ketupat sendiri merupakan makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda atau janur, kemudian dikukus.
Di masyarakat Jawa, ketupat memiliki nilai folosofi yang tinggi berhubungan dnegan Hari raya Idul Fitri atau lebaran.
Ketupat atau kupat dalam Bahasa Jawa memiliki arti filosofis, yaitu ngaku lepat yang artinya mengakui kesalahan, dan laku papat yang merujuk pada empat sisi dari makanan ini.
Baca Juga: 3 Resep Pepes Kukus Sederhana, Cocok untuk Menu Sahur dan Buka Puasa
Nah, dari sisi bentuknya, ketupat memiliki empat sisi yang masing-masing memiliki nama dan arti tersendiri. Sisi pertama Lebaran, artinya membuka pintu maaf untuk orang lain.
Sisi kedua adalah Luberan yang bermakna rezeki melimpah dan anjuran memberi sedekah kepada yang membutuhkan. Sementara sisi ketiga, Leburan yang artinya dosa dan kesalahan.
Sedangkan keempat adalah Laburan, yaitu fase mensucikan diri atau kembali suci bagai bayi yang baru lahir setelah sebulan berpuasa Ramadhan.
Baca Juga: 2 Resep Rawon untuk Buka Puasa, Pilih Daging atau Buntut Sapi?
Selain memiliki makna filosofis, ketupat juga memiliki beragam jenis dan nama masing-masing di berbagai wilayah di Indonesia.
Ketupat biasanya dipadukan dnegan masakan khas Lebaran, opor ayam ataupun sambal goreng ati. Kombinasi ketupat dan masakan tersebut ini menjadi sajian yang paling dinanti.
Nah, berikut ini resep atau cara membuat ketupat untuk melenghkapi hidangan lebaran atau Idul Fitri mendatang. Chekidot!
Baca Juga: 3 Resep Opor Ayam Tanpa Santan Enak, Bahan dan Cara Membuat
Resep Ketupat Rice Cooker