Nasi Timbel Bandung adalah rekomendasi kuliner khas Bandung berikutnya. Kuliner khas Bandung ini terbuat dari olahan nasi putih panas yang dibungkus dengan daun pisang dan ditambah bermacam lauk-pauk juga sambal sebagai pelengkapnya.
Cocok untuk makan siang.
5. Colenak
Kuliner khas Bandung ini merupakan kepanjangan dari “Cocol Enak”. Colenak sudah dikenal sejak 1930-an.
Makanan ini terbuat dari olahan peuyeum yang dibakar lalu disiram dengan gula merah kental serta toping parutan kelapa diatasnya.
Rasa asam dari peuyeum dan manis dari gula merah kental akan bercampur menjadi satu ketika digigit.
6. Peuyeum
Peuyeum adalah sejenis tape, hanya saja Peuyeum cenderung kering, berbeda dengan tape yang biasanya mengandung banyak air. Peuyeum terbuat dari bahan baku singkong.
Proses pembuatannya diawali dengan mengukus singkong hingga matang, kemudian didinginkan untuk ditaburi ragi dan disimpan ke dalam wadah tertutup sekitar 2-3 hari.
Rasanya manis dan empuk saat digigit. Makanan khas Bandung ini juga bisa digoreng layaknya pisang goreng lalu diberi topping keju atau coklat.
7. Nasi Cikur, Tasikmalaya
Melewati Tasikmalaya, jangan sampai kelewatan menikmati kuliner jalur pantai selatan satu ini.
Cikur yang berarti kencur dalam bahasa Sunda, digunakan untuk membumbui ‘nasi goreng’ khas Tasikmalaya. Aroma nasi pun menjadi lebih harum, dengan rasa yang semakin sedap.