Jepara Unik, Punya Festival Kuliner Berbahan Horog Horog Yang Banyak Tersedia

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 13 November 2023 | 18:06 WIB
Festival makanan dari horog horog (Pemprov Jateng)
Festival makanan dari horog horog (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Kabupaten Jepara punya tepung aren yang disebut horog-horog. Dan dalam  mendukung makanan tradisional horog-horog menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) 2024, Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Festival Kuliner Tradisional Jepara berbahan horog horog. Dalam festival, digelar lomba variasi menu berbahan horog-horog, yang diikuti 16 TP PKK kecamatan di Kabupaten Jepara.

Beragam menu dari tepung aren tersebut disajikan dalam lomba tersebut. Di antaranya, salad horog-horog (Kecamatan Batealit), kue lupis dan ayam suir horog-horog (Pakis Aji). Ada juga makanan modern burger horog –horog dan prol terog (Nalumsari). Selain itu, sebagai penghasil potensi laut, Kecamatan Karimunjawa menyajikan kerang dan ayam bakar horog-horog, dan minumannya teler horog (susu santan, durian, dan horog-horog).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Mustakim mengatakan, selain untuk menggali kekayaan di Jepara, festival digelar sebagai pengembangan untuk penguatan identitas horog-horog, untuk diajukan atau nominasi WTB pada 2024 mendatang.

Baca Juga: Festival Kampung Srawung , Cara Unik Rekatkan Warga Kotagede

“Horog-horog punya potensi yang luar biasa. Kami tidak menemukan horog-horog di luar Jepara. Untuk itu, kami berupaya mengangkat kuliner ini ke kancah nasional,” kata dia.

Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, horog-horog merupakan makanan yang unik. Disentuh atau dimakan dengan apapun akan menjadi enak, seperti bakso, kolak, pecel, dan hanya dengan kelapa pun juga enak.

“Jika puasa. orang desa minum kolak dulu sebelum makan nasi. Biasanya disajikan kolak dengan horog-horog. Itu nikmatnya luar biasa,” kata Edy.

Edy berharap, variasi menu horog-horog bisa dikembangkan di masing-masing kecamatan, untuk membumikan makanan tradisional horog-horog dan mendukung warisan budaya tak benda di Jepara.

Baca Juga: Es Gempol Pleret Pak Suhar Di Solo, Yang Bikin Nagih

Pada kesempatan itu, sekda juga berpesan, agar masyarakat juga perlu memperhatikan kelestarian pohon aren, jangan sampai pohon aren di Jepara habis, gara-gara ditebang untuk membuat horog-horog.

“Ini bisa kerja sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sekali-kali melakukan penanaman pohon aren di gunung, sebagai upaya pelestarian aren di Jepara,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X