kuliner

Mencicipi Sate Top Di Seantero Jawa Tengah, Mana Yang Kamu Suka ?

Kamis, 28 September 2023 | 11:00 WIB
Sate kambing bumbu kecap (Pixabay/Andry Hariana)

TITIKTEMU.CO, Sate adalah salah satu kuliner yang paling terkenal di Indonesia. Kuliner mantap yang selalu dicari dan kuliner mantap yang menjadi cirikhas setiap daerah. Entah itu sate kambing, sate ayam, sate bebek bahkan sampai sate bandeng.

Membuat sate adalah cara memasak bahan makanan yang paling tua. Memasak bahan makanan  makanan hewani atau daging dengan mematangkannnya di atas bara api sehingga matang dan menjadi kuliner mantap.

Saking populernya sate , setiap daerah mempunyai ciri khas satenya sendiri. Termasuk di Jawa Tengan yang mempunyai banyak wilayah. Seperti apa sate  yang populer jadi kuliner mantap, berikut pilihannnya.  

Sate Srepeh (Kabupaten Rembang)

Sate Srepeh berbahan utama daging ayam yang diiris tipis-tipis. Keunikan Srepeh terletak pada bumbunya yang berwarna kuning kecoklatan dan lebih encer dengan rasa asin dan pedas, sehingga terkenal dengan sebutan ‘srepeh’. Bumbu tersebut terbuat dari kacang, saus sambal merah, santan dan gula merah, sehingga berwarna kuning kecoklatan.

Sate srepeh disajikan bersama lontong atau nasi yang disiram juga dengan sayur.

Kuliner Sate Srepeh bisa dinikmati di Kawasan Pecinan Jl. Dr. Wahidin, Rembang yang hanya dapat dijumpai di pagi hari.

Baca Juga: Ahay Ini Rasanya Memadukan Kupat Glabed Dan Sate Blengong Khas Brebes

Sate Blora (Kabupaten Blora)

Sate Blora dikenal sebagai salah satu kuliner lezat karena daging yang disajikan empuk serta memiliki keunikan pada cara penyajiannya. Selain bumbu kacang, Sate Blora disajikan juga bersama kuah kuning ditambahkan dengan kecap manis dan taburan bawang goreng.

Sajian sate khas Blora dapat dijumpai di pusat kuliner "Koplakan".

Sate Sapi Suruh (Kota Salatiga)

Warung makan ini menyajikan kuliner sate daging sapi  yang empuk. Resep sate suruh adalah resep turun temurun sejak 1987.Berbeda dengan sate lainnya, sate dibumbui dengan aneka rempah- rempah seperti kunyit, kencur dan kayu manis. Nama suruh diambil dari nama desa Suruh, asal orangtua yang menciptakan resep ini.

Berada di jantung kota Salatiga, tepatnya Jl. Jendral Sudirman (Ruko Mimosa)

Baca Juga: Mencicipi Sate Kere Yang Aslinya Dari Tempe

Halaman:

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB