Menikmati Sate Laler Di Rembang, Sambil Menikmati Malam

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 24 September 2023 | 11:00 WIB
Sate Laler dihidangkan di atas cobek dengan nasi dibungkus daun jati (Visit Jateng)
Sate Laler dihidangkan di atas cobek dengan nasi dibungkus daun jati (Visit Jateng)

TITIKTEMU.CO, Wisata kuliner mantap di Kabupaten Rembang memang beraneka ragam. Bagi pecinta sate, di Rembang ada sate yang patut dicoba . Namanya  adalah sate laler. Menu makan malam yang relatif mudah dijumpai di area Rembang Kota.

Makanan ini bisa dibilang street foodnya Rembang karena bisa dijumpai di pinggir-pinggir jalan. Biasanya, penjual Sate Laler bisa ditemui di area Jalan Kartini. Si penjual menempatkan dagangannya di depan ruko atau kios-kios yang sudah tutup. Mereka menggunakan pikulan. Kemudian ada juga memakai lampu uplik sebagai penerangan. Di sampingnya, digelar tikar untuk lesehan. Memang terkesan tradisional.

Sate laler secara umum memang seperti sate kambing. Hanya saja, ukuran potongan setiap dagingnya relatif lebih kecil. Si Penjual akan langsung membakar pesanan sate laler di tempat. Satu porsi biasanya 10 tusuk. Setiap tusuknya ada yang diisi daging, lemak, atau hati.Sate laler bisa disajikan di atas cobek yang terbuat dari tanah liat. Sama seperti sate kambing, bumbu yang digunakan adalah sambal kecap. Dengan irisan bawang hingga tomat. Tingkat kepedasannya bisa diminta. Kuliner mantap memang.

Baca Juga: Mie Ongklok Instan, Kuliner Khas Wonosobo Yang Dibuat Dalam Kemasan

Yang membuat beda, untuk nasi disajikan terpisah dengan dibungkus daun Jati. Biasanya sudah disiapkan di tikar-tikar lesehan. Satu porsi nasinya ukurannya mirip dua kali nasi kucing.

Sensasi hangat dan gurihnya daging kambing langsung mewarnai suapan pertama. Apalagi kalau sampai tusuk yang bagian lemak. Rasanya makin nyess. Sensasi pedas manis sambal kecap juga begitu nendang. Jika ditambah dengan irisan tomat rasanya lebih segar. Ada asam-asamnya.

Kulineran ini bisa ditemui sekitar habis Maghrib sampai tengah malam. Terkadang ada juga penjual yang masih buka sampai dini hari. 

Pengunjung bisa menikmati kuliner malam ini dengan lesehan di tikar sambil menikmati hilir mudik kendaraan dan suasana malam di Kota Rembang. Atau kalau pingin dibungkus juga tak ada salahnya.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Visit Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X