TITIKTEMU.CO, Sate daging kambing yang dibakar khas Yogya memang tidak ada matinya. Jika memang tidak punya masalah dengan kolestrol ini patut dicoba. Apalagi Yogyakarta tidak bisa lepas dari kenikmatan sate klathak-nya yang menantang.
Sate klathak ini adalah seperti sate kambing pada umumnya , namun di Yogyakarta sate ini diolah dengan cara dibakar menggunakan jeruji sepeda besi dan dengan menggunakan bumbu-bumbu yang sederhana. Sate klathak hanya diolah dengan bumbu garam.
Sate klathak sendiri diambil dari bunyi yang muncul saat daging kambing muda yang saat dalam proses pembakaran , saat daging kambing muda ini ditaburi garam .
Baca Juga: Sate Srepeh, Sensasi Sate Ayam Kampung Dengan Bumbu Santan
Penggunaan jeruji besi untuk menyusun daging saat dibakar , merupakan cara supaya panas dari proses pembakaran merata ke daging kambingnya. Sate klathak ini juga disajikan secara sederhana hanya dengan kuah gulai dan irisan cabai.
Sederhana , namun rasanya maknyus. Terlebih saat dimakan bersama sepiring nasi hangat membuka puasa kita. Tak heran sate daging kambing muda yang terasa empuk dan tidak berbau menjadi salah satu incaran kuliner saat berkunjung ke Yogya.
Ada beberapa tempat makan yang menjual sate klathak ini . Mulai dari sate klatak pak Jede yang lokasinya berada di tengah kota Yogyakarta, sampai Pak Pong yang berada di daerah Bantul, dan juga ada nama-nama lain seperti Pak Bari.
Artikel Terkait
Mencicipi Sate Kere Yang Aslinya Dari Tempe
Ahay Ini Rasanya Memadukan Kupat Glabed Dan Sate Blengong Khas Brebes
Menikmati Sate Laler Di Rembang, Sambil Menikmati Malam
Mencicipi Sate Top Di Seantero Jawa Tengah, Mana Yang Kamu Suka ?
Sate Srepeh, Sensasi Sate Ayam Kampung Dengan Bumbu Santan