No bra day membuat aliran oksigen menuju paru-paru jadi lebih lancar. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik. Tidur juga terasa lebih nyaman sepanjang malam.
Baca Juga: Shin Tae Yong Akan Mengundurkan Diri Imbas Tragedi Kanjuruhan! Ketua PSSI Ada Kaitannya!
4. Mengurangi Produksi Keringat
Mengenakan bra meningkatkan kelembapan di area dada. Ini berdampak pada peningkatan produksi keringat dan memicu penumpukan bakteri di area tersebut. Jika dibiarkan, kulit menjadi iritasi, kemerahan, berjerawat dan pori-pori tersumbat.
5. Mengurangi Risiko Infeksi Kulit
Infeksi kulit terjadi akibat perkembangbiakan bakteri dan jamur di area dada. Pemicunya adalah keringat berlebih yang menciptakan suhu lembap dan hangat. Dampaknya, kamu berisiko terkena infeksi jamur kulit dan iritasi yang menimbulkan rasa gatal.
6. Mencegah Hiperpigmentasi Kulit
Gesekan, iritasi dan tekanan di area dada akibat penggunaan bra bisa memicu hiperpigmentasi kulit. Penyebabnya adalah gesekan tali atau kawat bra dalam jangka waktu yang lama.
Baca Juga: Pantesan bintang Arsenal Gabriel Martinelli Cemerlang. Kekasihnya Seperti Ini...
Gesekan tersebut merangsang melanosit untuk memproduksi lebih banyak pigmen melanin (warna kulit). Akibatnya, kulit yang mengalami gesekan cenderung terlihat lebih gelap ketimbang area sekitarnya.
7. Memperbaiki Sistem Limfatik
Tekanan berlebihan akibat penggunaan bra meningkatkan risiko penyumbatan limfatik. Ini disebabkan oleh penumpukan cairan di payudara atau kelenjar getah bening di bawah ketiak.
Kelenjar limfatik berfungsi melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Ketika kelenjar tidak bisa berfungsi dengan baik, pelepasan racun di area payudara menjadi tidak lancar.
Baca Juga: ARMY WAJIB TAHU! 12 Istilah yang Wajib Diketahui oleh Para Fans BTS
Dampaknya, seseorang berisiko mengalami penumpukan cairan, rasa tidak nyaman dan peradangan di payudara. No bra day bisa membantu memperbaiki kinerja sistem limfatik pada seseorang.***