kesehatan

Cedera Punggung Bisa Beresiko Fatal, Benarkah ? Yuk Cek Penyebabnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:18 WIB
Ilustrasi Cedera Punggung ( Foto : Halodoc )

 

 

TITIKTEMU.CO, Jakarta – Video oknum polisi membanting demonstran hingga punggung demonstran mengenai trotoar, viral di media sosial.  Korban sempat mengalami kejang-kejang dan sempat tak sadarkan diri. Kejadian ini banyak menjadi perbincangan di masyarakat.

Meski hasil pemeriksaan dari tim medis kepolisian korban didiagnosa tidak mengalami cedera signifikan. Namun, benarkah demikian? Risiko apa yang bisa terjadi bila punggung dibanting? Apakah syaraf bisa rusak? Mari kita cek faktanya!

Cedera punggung, terutama pada punggung bawah, sangat umum terjadi. Setiap cedera pada tulang belakang, sendi, jaringan ikat, otot atau saraf dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Baca Juga: Kram!...Kenapa Bisa Kram dan Bagaimana Mengatasinya?

Cedera punggung sebagian besar terjadi di punggung bagian bawah, tetapi bisa mepengaruhi bagian punggung manapun. Penyebabnya bisa karena keseleo, ketegangan, disk hernia atau patah tulang belakang. Tingkat keparahn tergantung pada penyebab dan kerusakan yang di akibatkan. 

Jenis olahraga dengan teknik bantingan yang mengenai punggung, apabila tidak tepat teknik dan jatuhannya bisa menyebabkan sensasi sakit punggung, sesak napas, kejang otot hingga hilang kesadaran dan kelumpuhan. 

Punggung yang dibanting juga bisa menyebabkan patah tulang belakang dan cedera saraf. Gejalanya bisa bermacam-macam tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi cedera. 

Baca Juga: 7 Gejala Stroke, Penyakit Mematikan di Indonesia, dan Dunia

Adapun gejalanya, termasuk sakit punggung atau leher, mati rasa, kesemutan, kejang otot, kelemahan, perubahan kinerja usus dan kandung kemih, serta kelumpuhan. Kelumpuhan adalah hilangnya gerakan pada lengan atau kaki dan dapat mengindikasikan cedera tulang belakang.

Pertolongan cepat pertama apabila punggung terbanting adalah :

  • Gunakan kompres dingin selama 20 menit setiap 3 hingga 4 jam, hal ini bertujuan mengurangi rasa sakit dan bengkak.
  • Mandi, berendam, atau menggunakan handuk panas yang lembap bisa membantu meringankan rasa sakit dan membantu pemulihan.
  • Hindari aktivitas yang melibatkan membungkuk, mengangkat, dan memutar.

Jika masalah punggung masih belum membaik dalam beberapa hari, segera konsultasi ke dokter. Dokter kemungkinan akan merujuk untuk fisioterapi atau pemeriksaan lainnya. 

Baca Juga: Kemenkes RI: Selama Pandemi 12 Juta Usia Remaja Mengalami Depresi. Ini Beberapa Penyebabnya

Halaman:

Tags

Terkini