TITIKTEMU.CO, JAKARTA –Sebagian penyintas Covid-19 masih menghadapi masalah kesehatan pasca sembuh dari Covid. Masalah itu adalah post covid syndrome.
Post covid syndrome bisa diartikan sebagai kondisisi di mana pasien masih mengalami gejala meski sudah dinyatakan sembuh.
“Semua orang yang pernah terpapar Covid-19 berpotensi kena post covid syndrome,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro.
Baca Juga: Hati-hati, Efek Long Covid. Penelitan Sebutkan Sakit Covid-19 Parah Bisa Turunkan Kecerdasan
Dari laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata Reisa, seperempat penyintas Covid-19 di seluruh dunia mengalami gejala berlanjut selama sebulan.
“Tapi tidak semua penyintas akan terkena post covid syndrome,” ujar Reisa.
Lantas apa gejalanya sesorang mengalami post covid syndrome? Beberapa di antaranya adalah kelelahan, sakit kepala, sulit fokus, rambut rontok, dan sesak nafas.
Baca Juga: Awas , Walah Sudah Sembuh , Long Covid Masih Mengintai
Efek lainnya adalah gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang muncul akibat beberapa faktor, seperti seragan mental dan masalah ekonomi.
Efek post covid syndrome seperti ini membutuhkan perawatan lebih lanjut. Biasanya ini terjadi pada pasien yang menjalani perawatan di ICU.
Secara rinci, terdapat 5 gejala post covid syndrome yang paling sering dirasakan, yaitu:
Baca Juga: Strategi Cegah Klaster COVID-19 di sekolah saat PTM Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin
Kelelahan dialami oleh 58 persen dari total keseluruhan gejala lain.
Sakit kepala sebesar 44 persen.