kesehatan

Ternyata Ada Cara Baru Tes Covid-19, Pakai Sampel Keringat Ketiak!

Selasa, 14 September 2021 | 06:58 WIB
Ilustrasi tes Covid-19 menggunakan sampel keringat ketiak. (World of Buzz)

 

TITIKTEMU.CO, Bangkok - Thailand menggunakan keringat dari ketiak untuk melakukan tes Covid-19. Para peneliti di negara itu mengklaim hasilnya 95% akurat.

Cara termudah dan paling umum untuk melakukan tes Covid-19 adalah melakukan tes usap melalui hidung atau mulut, meskipun beberapa negara seperti China telah memperkenalkan tes usap dubur yang pasti tidak terlalu nyaman.

Seperti diberitakan World of Buzz, Thailand telah menemukan cara baru untuk pengujian Covid-19, yakni menggunakan keringat ketiak.

Baca Juga: Geger, Pasien Covid-19 Berhubungan Seks dengan Pembesuk di Bangsal Rumah Sakit

Menurut para ilmuwan Thailand, keringat ketiak mungkin mengandung tanda-tanda halus infeksi Covid-19 karena individu yang terinfeksi virus mengeluarkan “bahan kimia yang sangat berbeda”, demikian laporan CNA.

“Dari sampel, kami menemukan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 mengeluarkan bahan kimia yang sangat berbeda,” kata Chadin Kulsing dari Universitas Chulalongkorn di Bangkok.

“Kami menggunakan temuan ini untuk mengembangkan alat untuk mendeteksi bau spesifik yang dihasilkan oleh bakteri tertentu dalam keringat pasien Covid-19.”

Baca Juga: Kehamilan Remaja di Negara ini Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19

Peneliti Thailand sekarang sedang mengembangkan virus seluler berbasis keringat yang terdeteksi dan telah melakukan tes jalan pada pemilik toko di pasar Bangkok baru-baru ini.

Chadin mengatakan meskipun perangkat ini masih dalam tahap pengembangan, akurasinya 95%. Dia berharap itu bisa diluncurkan sebagai opsi lain untuk diuji, yang lebih terjangkau dibandingkan dengan tes yang memerlukan pemrosesan laboratorium.

Tes ini diadaptasi dari perangkat yang digunakan untuk mendeteksi bahan kimia beracun di lingkungan. Untuk tes Covid-19, kapas diletakkan di bawah ketiak selama 15 menit sebelum dimasukkan ke dalam botol kaca dan disterilkan dengan sinar UV.

Baca Juga: Ozzie Gorila Tertua Berusia 60 Tahun di Kebun Binatang Atlanta Dilaporkan Terinfeksi Covid-19

“Teknisi kemudian mengambil sampel dalam jumlah yang sesuai menggunakan selang hisap, dan menekannya ke dalam alat analisa untuk memeriksa hasilnya,” kata Chadin, menambahkan bahwa pengumpulan sampel memakan waktu 15 menit dan hasilnya siap dalam 30 detik.

Halaman:

Tags

Terkini