TITIKTEMU.CO, Warga penyandang diabetes melitus (DM) tidak perlu kawatir tidak dapat menjalankan ibadah puasa ramadan. Penyandang DM bisa puasa dengan menerapkan pola menu sehat . Pola menu sehat ini tentunya melibatkan pengaturan menu makanan dengan kadar gula terukur.
Kepala Instalasi Gizi RSUD Batang, Rinintiswari Yuliastuti, mengungkapkan perlunya mengatur kadar gula lewat penjadwalan makan selama ramadan.
“Untuk mengatur kadar gula darah agar tetap stabil perlu penjadwalan waktu makan. Jumlah makanan juga diukur sesuai takaran yang ditentukan, jenis makanannya pun tidak disarankan berbahan dasar gula murni. Sebagai penggantinya bisa mengonsumsi buah atau gula rendah kalori,” ungkapnya.
Baca Juga: Tips Dokter UNS, Agar Kulit Sehat dan Glowing Meski Sedang Puasa Ramadhan
Rinintiswari menyarankan, penyandang DM sebaiknya berkomunikasi dengan ahli gizi agar tetap nyaman menjalankan ibadah puasa, yakni dengan menyusun rancangan menu yang aman bagi kestabilan kadar gula darah dalam tubuh.
“Tiap individu berbeda rancangan dan kadar kalorinya,” terangnya.
Ada tips yang bisa diterapkan bagi penderita DM saat berbuka puasa, yakni mengonsumsi buah-buahan seperti kurma sebagai makanan pembuka. Buah-buahan mengandung rasa manis dan serat, namun dengan kalori yang tidak berlebihan.
“Setelah berbuka dengan yang manis-manis, jangan langsung makan makanan berat, tapi salat magrib dulu. Baru dilanjutkan makan dengan menu lengkap, seperti karbohidrat dari nasi dengan porsi sedang, protein dari tahu atau tempe, daging, ayam, dan telur, serta dilengkapi sayuran,” tandasnya.
Yang penting semua itu. jangan berlebihan makan saat puasa.
Artikel Terkait
Tips Dokter UNS, Agar Kulit Sehat dan Glowing Meski Sedang Puasa Ramadhan
Olah Raga Bersama Teman Lebih Sehat
Awas Percintaan Tidak Sehat Ada Dampaknya
Tips Kulineran Sehat Saat Liburan Nih