Sambil Gowes, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Melakukan Sidak Sekolah yang Melakukan PTM 100 Persen

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:22 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cek pelaksanaan PTM 100 persen sekolah di Semarang (jatengprov.go.id)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cek pelaksanaan PTM 100 persen sekolah di Semarang (jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO, SEMARANG - Sembari gowes, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek praktik PTM 100 persen pada dua SMA di Kota Semarang, Selasa (4/1/2022).

Tiga hari terakhir, sejumlah sekolah khususnya tingkat SMA/SMK di Kota Semarang, sudah melakukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Sekolah yang disidak antara lain SMAN 11 Kota Semarang dan SMAN 10 Kota Semarang. Di dua sekolah tersebut Ganjar memberikan beberapa catatan terkait pelaksanaan PTM 100 persen.

Baca Juga: Antisipasi Omicron, Pemerintah Siapkan 120 Ribu Tempat Tidur Rumah Sakit di Seluruh Indonesia

Di antaranya, setiap sekolah memPunyai model dalam melaksanakan PTM. Misalnya, PTM 100 persen di SMAN 10 Kota Semarang, di sana model pembelajaran masih dibagi menjadi dua kelompok belajar.

Sebanyak 50 persen siswa tiap kelas masuk pagi dan 50 persen lainnya masuk siang.

Hal itu dilakukan untuk mengatur kapasitas dan jarak antarsiswa selama belajar di dalam kelas.

Baca Juga: Resmi Dimulai, Segera Daftar Akun Kartu Prakerja 2022 di Situs Prakerja.go.id. Pmerintah Siapkan Dana Rp 11 T

“Ternyata beberapa di antaranya punya model-model. Satu, modelnya setengah-setengah, jadi 50 persen anak belajar sampai pukul 12.00, terus kemudian setelah pukul 12.00 kelas berikutnya, sehingga kelas hanya diisi setengah (kapasitas),” terang Ganjar, saat ditemui usai meninjau PTM di SMAN 10 Kota Semarang.

Praktik yang berbeda dilakukan oleh SMAN 11 Kota Semarang yang menggunakan model 100 persen siswa belajar di sekolah sejak pukul 07.30-12.00.

Akan tetapi sekolah melakukan pengawasan ketat sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah, dan masih menutup kantin sekolah.

Baca Juga: Nyesek! Ini 7 Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Selain UMY

“Tapi tadi saya melihat ada satu yang full 100 persen sekolahnya sampai pukul 12.00. Meskipun kantin masih tutup dan mereka bawa (bekal) sendiri, tetapi jaraknya masih terlalu mepet karena satu bangku ada dua anak. Saya minta nanti untuk dievaluasi,” ujarnya.

Walau demikian Ganjar tetap menegaskan agar sekolah terus memantau aktivitas siswa selama berkegiatan di sekolah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X