One Gate System Bus Pariwisata ke Jogja Bakal Berlaku Setiap Hari, Tidak Hanya Saat Weekend

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:27 WIB
Stiker penanda untuk bus yang lolos menjalani pemeriksaan di Terminal Giwangan (jogjakota.go.id)
Stiker penanda untuk bus yang lolos menjalani pemeriksaan di Terminal Giwangan (jogjakota.go.id)

TITIKTEMU.CO, JOGJAKARTA – Kebijakan Pemerintah Kota Jogjakarta yang menerapkan one gate system atau sistem satu pintu bagi bus pariwisata, tidak hanya berlaku pada hari Sabtu dan Minggu saja.

Kebijakan tersebut akan diberlakukan setiap hari untuk keamanan serta kenyamanan wisatawan dan masyarakat Kota Yogyakarta, dari potensi sebaran Covid-19.

“Kami upayakan itu semua. Tetap kami jalankan di hari- hari biasa. One gate system baik di hari weekend dan weekdays. Bagi kami, ini adalah ikhtiar, agar ekonomi tumbuh tanpa terganggu dengan potensi adanya sebaran baru Covid-19,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, pada hari Senin (25/10).

Baca Juga: 7 Tips Memilih Frame Kacamata Menyesuaikan Bentuk Wajah

Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan one gate system bagi bus pariwisata pada Sabtu (23/10) dan Minggu (24/10).

Dengan aturan itu, setiap bus pariwisata yang akan ke Yogyakarta, wajib masuk ke Terminal Giwangan dahulu untuk menjalani pemeriksaan, terkait bukti vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Ini 7 Fakta di Balik Meninggalnya Mahasiwa UNS Saat Diksar Menwa

Bus yang lolos pemeriksaan, akan mendapatkan stiker penanda untuk parkir di tempat parkir di Kota Jogjakarta

“Harapannya, yang berwisata nyaman karena berada di lingkungan yang sudah divaksin dan kita yang menerima wisatawan juga nyaman, karena mereka sudah divaksin,” ujar Heroe.

Menurut Heroe, saat ini sedang dilakukan monitoring dan evaluasi untuk kegiatan one gate system selama dua hari kemarin. Terutama jika ada kekurangan dalam penerapan di lapangan, akan diperbaiki pada minggu depan.

Baca Juga: UGM Mulai Terapkan Tanda Tangan Elektronik Ijazah S2 Pada Wisuda Program Pascasarjana

Heroe menyatakan pada Sabtu (23/10), ada 64 bus pariwisata masuk menjalani pemeriksaan di Terminal Giwangan. 1 bus dinyatakan tidak lolos pemeriksaan. Sedangkan pada Minggu (24/10), total sebanyak 142 bus yang masuk Terminal Giwangan, dan diperiksa, dengan 5 bus tidak lolos pemeriksaan.

“Bus yang tidak lolos pemeriksaan itu, karena hampir 50 persen penumpangnya, tidak bisa menunjukkan kartu vaksin. Mereka tidak kami izinkan untuk masuk ke Kota Yogyakarta dan saat itulah, kami minta untuk balik,” jelas Heroe.

Bus- bus yang masuk ke Terminal Giwangan dan lolos pemeriksaan, selanjutnya disebar di 8 tempat parkir bus dan non bus, yaitu Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali, Senopati, Ngabean, Sriwedani, Spraga dan Ketandan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: jogjakota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X