Hati-Hati, Curah Hujan Jawa Tengah pada Desember, Diprediksi Naik 40 persen

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat prediksi BMKG yang disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (jatengprov.go.id)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat prediksi BMKG yang disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (jatengprov.go.id)

 

Ganjar Pranowo memperlihatkan aplikasi BMKG di smartphone-nya
Ganjar Pranowo memperlihatkan aplikasi BMKG di smartphone-nya (jatengprov.go.id)

Menurut Ganjar, informasi-informasi dari BMKG juga harus disampaikan hingga tingkat desa sehingga masyarakat benar-benar siaga dan waspada.

 “Maka tugas pertama adalah, ayo baca info BMKG setiap hari. Sebarkan, setelah itu latihan, sehingga kalau kita bisa tahu informasi dengan data sainsnya BMKG, harapan kita, kita bisa menggunakan hal-hal yang sifatnya tradisional,” ujarnya.

Baca Juga: KA Logawa Beroperasi Lagi, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Sudah Diperbolehkan Naik Kereta Api Kembali

Hal-hal tradisional itu antara lain, ilmu titen atau peka terhadap tanda alam. Misalnya, jika hujan deras dan durasinya lama, maka harus segera bergerak untuk mengungsi.

“Satu, ilmu titen, niteni kalau sudah deres, segera pergi. Ini punya potensi longsor, minggir, atau kalau sudah terjadi, titir atau (bunyikan) kentongan, dan sebagainya,” tambah Ganjar.

Menurut Ganjar, cara-cara itu, penting dilakukan sehingga kondisinya akan aman dan tidak sampai timbul korban jiwa.

Baca Juga: 'LUDRUK' Oleh: Trias Kuncahyono (Wartawan Senior, Penulis Buku)

Ganjar juga mengimbau agar seluruh masyarakat Jawa Tengah siaga.

“Itu cara, yang menurut saya penting. Terima kasih BMKG, hadir memberikan informasi kepada Jawa Tengah, dan sekaligus, ini peringatan untuk seluruh Jawa Tengah. Hati-hati, ini sudah Oktober, November, puncaknya Desember, dan kita semua mesti siap,” tegas Ganjar.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X