Sri Sultan HB X Beri Perhatian Serius Stunting dan Pernikahan Dini

photo author
Andi Baskoro Wirawan, TitikTemu.co
- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:52 WIB
Gubernur Sri Sultan Hamengku  Buwono X saat menerima  audiensi pejabat BKKBN DIY. (pic. jogjaprov.go.id)
Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menerima audiensi pejabat BKKBN DIY. (pic. jogjaprov.go.id)

TITIKTEMU.CO YOGYAKARTAGubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan agar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kanwil DIY gencar memberi pengetahuan pada masyarakat terkait dengan pernikahan dini.

Hal itu penting karena berhubungan dengan kesiapan psikologis pasangan muda untuk membina rumah tangga.

Sri Sultan menyampaikan pesan itu kepada Kakanwil BKKBN DIY Shodikin, Kamis (21/10) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Baca Juga: Nama Sri Sultan Hamengku Buwono IX Bisa dan Layak Dijadikan Nama Bandara Internasional Yogyakarta

Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh Picu Pernikahan Dini. Di Pekalongan, Banyak Siswi SMA Sudah Dilamar

Shodikin adalah Kakanwil BKKBN DIY yang diangkat pada 11 Oktober 2021 lalu. Pejabat baru itu pun  bersilaturahmi, sowan serta meminta arahan dan dukungan.

Selain akan menjalankan program nasional dari pusat, Shodikin menyampaikan  bahwa modal awal memimpin BKKBN Kanwil DIY telah ada. Dia telah  memilah beberapa capaian program di DIY sebagai bekal acuan kerja.

Shodikin menyatakan, tak hanya fokus menjalankan program nasional dan acuan kerja dari capaian DIY, dirinya menegaskan akan mengikuti dan melaksanakan arahan-arahan Gubernur DIY terutama terkait dengan pendewasaan usia perkawinan.

Baca Juga: Perhatikan Tenaga Kerja Mendapat Jaminan Ketenagakerjaan Cukup Tinggi, DIY Terima Patriana Award 2020

“Menindaklanjuti arahan Pak Gubernur terkait dengan pendewasaan usia perkawinan termasuk bagaimana stuntingnya yang memang sudah turun, juga untuk vaksinasi, kita akan  koordinasi dengan bupati/walikota dan kepala UPTD terkait,” ungkapnya.

Selain itu, Shodikin berjanji meningkatkan kerja sama lintas sektor Kabupaten/Kota sehingga program-program yang telah dicanangkan baik dari pusat ataupun DIY bisa dilaksanakan dengan optimal.

Sekretaris BKKBN Pusat Tavip Agus Rayanto, yang turut hadir menerima arahan dari Gubernur DIY mengungkapkan, sebagai koordinator stunting meskipun angka stunting di DIY turun, namun target yang ingin diraih adalah jumlah stunting akan turun terus sampai menyentuh 0.

Baca Juga: Meski Tanpa Gunungan dan Arak-arakan, Keraton Yogyakarta Bagikan Rengginang

Tak hanya itu, dirinya juga akan memastikan vaksinasi dalam rangka percepatan kedua bisa berjalan sesuai dengan target.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: jogjaprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X