TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan agar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kanwil DIY gencar memberi pengetahuan pada masyarakat terkait dengan pernikahan dini.
Hal itu penting karena berhubungan dengan kesiapan psikologis pasangan muda untuk membina rumah tangga.
Sri Sultan menyampaikan pesan itu kepada Kakanwil BKKBN DIY Shodikin, Kamis (21/10) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Baca Juga: Nama Sri Sultan Hamengku Buwono IX Bisa dan Layak Dijadikan Nama Bandara Internasional Yogyakarta
Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh Picu Pernikahan Dini. Di Pekalongan, Banyak Siswi SMA Sudah Dilamar
Shodikin adalah Kakanwil BKKBN DIY yang diangkat pada 11 Oktober 2021 lalu. Pejabat baru itu pun bersilaturahmi, sowan serta meminta arahan dan dukungan.
Selain akan menjalankan program nasional dari pusat, Shodikin menyampaikan bahwa modal awal memimpin BKKBN Kanwil DIY telah ada. Dia telah memilah beberapa capaian program di DIY sebagai bekal acuan kerja.
Shodikin menyatakan, tak hanya fokus menjalankan program nasional dan acuan kerja dari capaian DIY, dirinya menegaskan akan mengikuti dan melaksanakan arahan-arahan Gubernur DIY terutama terkait dengan pendewasaan usia perkawinan.
“Menindaklanjuti arahan Pak Gubernur terkait dengan pendewasaan usia perkawinan termasuk bagaimana stuntingnya yang memang sudah turun, juga untuk vaksinasi, kita akan koordinasi dengan bupati/walikota dan kepala UPTD terkait,” ungkapnya.
Selain itu, Shodikin berjanji meningkatkan kerja sama lintas sektor Kabupaten/Kota sehingga program-program yang telah dicanangkan baik dari pusat ataupun DIY bisa dilaksanakan dengan optimal.
Sekretaris BKKBN Pusat Tavip Agus Rayanto, yang turut hadir menerima arahan dari Gubernur DIY mengungkapkan, sebagai koordinator stunting meskipun angka stunting di DIY turun, namun target yang ingin diraih adalah jumlah stunting akan turun terus sampai menyentuh 0.
Baca Juga: Meski Tanpa Gunungan dan Arak-arakan, Keraton Yogyakarta Bagikan Rengginang
Tak hanya itu, dirinya juga akan memastikan vaksinasi dalam rangka percepatan kedua bisa berjalan sesuai dengan target.
Artikel Terkait
Yogyakarta Membuat Hutan Tematik Wana Boga Pohon Nangka, Bahan Baku Gudeg Makanan Khas Yogya
Pemkot Yogya Bakal Terapkan QR Code Peduli Lindungi di Pasar Tradisional
Dua Tahun Garebeg Mulud Keraton Yogya Ditiadakan
Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Yogya Terapkan One Gate System untuk Bus Pariwisata