Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Yogya Terapkan One Gate System untuk Bus Pariwisata

photo author
Heppy Purnomo, TitikTemu.co
- Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:42 WIB
Ilustrasi tempat wisata di DI Yogyakarta (pixabay)
Ilustrasi tempat wisata di DI Yogyakarta (pixabay)
 
 

 

TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA -  Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal menerapkan one gate system atau sistem satu pintu bagi bus-bus pariwisata yang masuk ke wilayah Yogyakarta.

Bus-bus pariwisata tersebut diarahkan untuk masuk ke Terminal Giwangan dahulu.

Di sana, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kesehatan bukti vaksinasi Covid-19. Kebijakan itu untuk memastikan, bahwa seluruh wisatawan memenuhi ketentuan perjalanan untuk mengantisipasi potensi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Menurut Wakil Wali Kota Yogya, Heroe Poerwadi, langkah ini dilakukan untuk mengamankan warga.

Baca Juga: Pertemuan Tatap Muka Boyolali Mulai Sasar Taman Kanak Kanak

One gate system, tujuannya untuk memastikan seluruh wisatawan memenuhi ketentuan PPKM, di antaranya wajib vaksin. Inti dari one gate system, juga untuk mengamankan warga, wisatawan dan seluruh pelaku industri di Yogyakarta dari Covid-19,” kata Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat jumpa pers terkait penerapan one gate system di Balai Kota Yogyakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Yogya Terapkan One Gate System untuk Bus Pariwisata
Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Yogya Terapkan One Gate System untuk Bus Pariwisata (jogjakota.go.id)

Heroe menambahkan dengan one gate system, seluruh kendaraan bus pariwisata yang ke Kota Yogyakarta, harus masuk Terminal Giwangan untuk pemeriksaan kelengkapan bukti vaksin Covid-19 dari para penumpang.

Bus- bus pariwisata yang memenuhi ketentuan itu, dinyatakan lolos dan akan mendapatkan stiker penanda untuk mengakses ke tempat khusus parkir (TKP) di Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Nasib dan Sifat Seseorang Berdasarkan Letak Tahi Lalat di Bagian Kepala ke Bawah

“Di setiap tempat parker ada stiker khusus, sehingga kami akan mengatur, di mana bus- bus pariwisata yang lolos pemeriksaan akan parkir. One gate system juga terkait dengan pengaturan arus lalu lintas agar ketika bus pariwisata yang masuk Kota Yogya tidak memicu kemacetan,” jelasnya.

Setiap wisatawan juga diminta untuk mengunduh aplikasi Jogja Smart Service (JSS) milik Pemkot Yogyakarta.

Di dalam JSS, terdapat fitur Peduli Yogya, terkait keamanan perjalanan wisata di Yogyakarta, terutama untuk mengatur durasi wisatawan di Malioboro yang dibatasi maksimal 2 jam, dan parkir kendaraan maksimal 3 jam.

Baca Juga: 7 Film Bertema Sepakbola yang Sangat Menyentuh, Sudah Nonton?  

One gate system akan berlaku hari Sabtu dan Minggu sebagai tahap uji coba penerapan. Apa yang kurang, nanti akan kami evaluasi,” ujar Heroe.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: jogjakota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X