Setalah ditabuh selama satu minggu, gamelan akan dibawa masuk ke dalam kraton lagi dengan prosesi Kondur Gangsa yang ditandai dengan upacara nyebar udik-udik berupa uang logam oleh Sri Sultan dan diperebutkan oleh masyarakat.
Baru keesokan harinya Garebeg Maulud dilaksanakan. Setelah dibacakan doa di Masjid Gede Kauman ketujuh gunungan itu akan diperebutkan.
Baca Juga: Sedikitnya 13 Tentara Tewas dalam Serangan Bom di Damaskus yang Meledakkan Sebuah Bus Militer
Event budaya ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang menunggu acara Garebeg Maulud ini, untuk sekadar melihat maupun berebut hasil gunungan tersebut.
Akan tetapi untuk tahun ini masyarakat masih harus bersabar karena rangkaian Garebeg Maulud ditiadakan lagi seperti dua tahun lalu.***
Artikel Terkait
Siap-siap Piknik, Kuy! Ini 10 Destinasi Wisata Jogja Paling Baru
Jogja Akan Hadirkan Kembali Keroncong Plesiran Di Hutan Pinus Sari
PPKM Jogja Level 2, Epidemiolog UGM Ingatkan Tanggung Jawab Masyarakat