TITIKTEMU.CO, Damaskus - Sedikitnya 13 personel militer Suriah tewas dalam serangan bom yang terjadi di pinggir jalan, saat bus yang mereka tumpangi melintasi jembatan di pusat Damaskus pada jam sibuk pagi hari Rabu (20/10/2021) meledak.
Seperti dikutip dari Reuters, saluran televisi pemerintah melaporkan postingan di akun Telegram berisi foto kabin bus yang hangus.
Dalam foto yang beredar juga terlihat petugas penyelamat mengeluarkan bagian-bagian tubuh.
Baca Juga: Karim Benzema Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara Atas Kasus Pemerasan Rekaman Seks Perselingkuhan
Saluran tersebut melaporkan setidaknya 13 orang tewas dan tiga terluka.
"Dua alat peledak meledak ketika bus itu berada di jembatan Hafez al-Assad," katanya dalam saluran TV Suriha.
Narasi TV Suriah juga menyebutkan bahwa ada barang diduga bom yang belum memeldak, berhasil dijinakkan oleh unit teknik tentara khusus. Para pejabat menyebut alat milik "teroris".
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Meroket, Walikota Moskow Perintahkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat
Diketahui ada beberapa serangan bom tahun ini terhadap kendaraan tentara di Suriah Timur oleh tersangka militan kelompok Negara Islam yang masih beroperasi di daerah gurun yang luas.
PBB mengatakan sedikitnya 350.000 orang telah tewas selama perang saudara yang dimulai satu dekade lalu.
Ledakan di Damaskus jarang terjadi sejak pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad menguasai daerah kantong pemberontak di sekitar kota.
Militer Rusia dan milisi Syiah Iran, Assad juga sekarang sudah menguasai sebagian besar negara.***
Artikel Terkait
2 Tewas dan 4 Rumah Hancur Akibat Ledakan Bom Ikan di Pasuruan
Ledakan Bom Ikan Pasuruan Merupakan Kali Kedua Sejak Teror Bom 2018 Silam
Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Ternyata Lukai Bayi 6 Bulan
Penyidikan Ledakan Pasuruan, Bom Ikan Buatan Gofar Tiap 3 Hari Diambil Pemesan
Polisi Menangkap 11 Nelayan Gunakan Bondet (Bom Ikan)