Gibran Ancam Tutup Sekolah Jika Muncul Klaster COVID-19

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Kamis, 23 September 2021 | 09:10 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan menutup sekolah jika ditemukan klaster covid-19 akibat PTM (foto: IG @gibranrakabuming)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan menutup sekolah jika ditemukan klaster covid-19 akibat PTM (foto: IG @gibranrakabuming)

TITIKTEMU.CO, SURAKARTA - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka langsung akan menutup sekolah jika muncul klaster COVID-19 akibat kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Karenanya selama PTM, dia meminta disiplin protokol kesehatan tetap dijaga.

"Kalau ada (klaster COVID-19) sekolahnya langsung tutup," katanya dilansir titiktemu.co laman Kantor Berita Antara, Rabu, (22/9/2021).

Gibran mengatakan sejauh ini belum ada laporan adanya penularan COVID-19 akibat PTM di Kota Solo. Meski demikian, pihaknya akan tetap mengantisipasi terjadinya hal tersebut.

"Kepala dinas (Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan) sudah saya perintahkan untuk melakukan random testing (tes acak) di sekolah-sekolah, harapannya tidak ada klaster di sekolah," katanya.

Baca Juga: Masih Ada Vaksinasi Drive Thru di Tol Jagorawi, Suntikan Pertama dan Kedua

Ia mengatakan sejauh ini penerapan protokol kesehatan sudah berjalan baik di sekolah-sekolah. Terkait hal itu, pihaknya terus aktif melakukan sidak ke sekolah-sekolah untuk memastikan guru dan siswa menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Etty Retnowati mengatakan siap melakukan tes acak ke sekolah-sekolah yang ditunjuk oleh Wali Kota Surakarta.

"Kami siap kalau beliau sudah ada yang mana yang dituju. Sekolah kan didampingi puskesmas, puskesmas juga memantau terus," katanya.

Baca Juga: Ditemukan Xiaomi Dipasangi Sensor, Lithuania Serukan Warganya Buang Semua Ponsel Buatan China

Etty mengatakan, tes acak sendiri sudah mulai dilakukan hari ini. Bahkan tes acak tidak hanya dilakukan di jenjang SD dan SMP di mana langsung di bawah pengawasan Pemkot Surakarta tetapi juga SMA dan SMK yang menjadi ranah pengawasan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Mengenai protokol kesehatan, ia mengatakan terus mengingatkan kepada pihak sekolah melalui pengawas sekolah.

Baca Juga: Eva Celia dilamar Demas Narawangsa Pas Ulang Tahun, Sophia Latjuba: She Said Yes!

"Kalau apel pagi dengan pengawas, saya minta (agar mengingatkan sekolah). Mereka habis itu kan 'mubeng' (berkeliling ke sekolah-sekolah)," katanya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X