Seorang ajudan Ahmadinejad yang identitasnya tidak disebutkan mengatakan bahwa mantan presiden tersebut dalam kondisi baik.
“Saya berhubungan dengannya, semuanya baik-baik saja,” ujar sumber tersebut.
Menurutnya, serangan menewaskan tiga anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai pengawal Ahmadinejad. Namun kediaman Ahmadinejad sendiri disebut tidak menjadi target utama serangan.
Baca Juga: Kabar dari Iran: Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad Tewas dalam Serangan AS-Israel?
Awal Mula Isu Ahmadinejad Tewas
Kabar mengenai kematian Ahmadinejad pertama kali muncul pada awal Maret 2026. Sejumlah laporan menyebut mantan presiden Iran itu tewas akibat serangan rudal yang menghantam kediamannya.
Beberapa media internasional, termasuk Middle East Monitor, sempat menulis Ahmadinejad menjadi korban dalam serangan tersebut bersama sejumlah pengawalnya pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Sementara itu, media Iran Labor News Agency juga sempat mengutip laporan terkait dugaan kematian Ahmadinejad. Namun, mereka menegaskan informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara pasti.
Hal serupa juga disoroti oleh The Times of Israel yang menyebut banyak laporan kematian Ahmadinejad berasal dari sumber yang belum terkonfirmasi.
Status Ahmadinejad Masih Belum Dipastikan
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai kondisi terkini Ahmadinejad. Situasi ini membuat berbagai spekulasi terus berkembang di media sosial maupun media internasional.
Video yang beredar memang memperlihatkan sosok yang disebut sebagai Ahmadinejad dalam kondisi hidup. Namun tanpa konfirmasi resmi, keaslian video tersebut masih menjadi tanda tanya.
Kabar simpang siur mengenai tokoh politik Iran ini menunjukkan betapa cepatnya informasi, termasuk yang belum terverifikasi, dapat menyebar di era media sosial.***