TITIKTEMU.CO - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026 kembali membuka catatan lama sejarah politik global.
Ini bukan pertama kali bagi Amerika Serikat bertindak langsung terhadap pemimpin negara lain. Sejumlah kepala negara, dari Amerika Latin hingga Timur Tengah, pernah mengalami nasib serupa.
Amerika Serikat memiliki berbagai alasan yang diklaim sah dan legal melakukan aksi tersebut, seperti perang melawan narkoba hingga isu keamanan global.
Baca Juga: Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Berani Hadapi Tekanan Amerika Serikat
Pengkapan Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan Amerika mengguncang perhatian internasional.
Operasi diklaim sebagai bagian dari serangan besar terhadap Venezuela, di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Karibia.
Peristiwa ini menempatkan Maduro dalam daftar eksklusif pemimpin dunia yang pernah ditangkap atau dijatuhkan langsung oleh intervensi Amerika Serikat.
Dalam sejarah modern, aksi semacam ini bukan hal baru bagi Washington. Berikut deretan Kepala Negara yang pernah ditangkap AS.
Baca Juga: Heboh! Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap AS atas Dugaan Narkotika Internasional
Manuel Noriega, dari Sekutu Jadi Musuh
Salah satu contoh paling sering dirujuk adalah Manuel Noriega, penguasa de facto Panama pada 1980-an. Noriega awalnya sekutu dekat Amerika Serikat dan dikenal sebagai informan CIA.
Namun hubungan itu memburuk ketika dia dituduh terlibat langsung dalam perdagangan narkoba dan mulai menentang kepentingan Washington.
Pada 1989, AS melancarkan invasi militer besar-besaran ke Panama dengan dalih melindungi warga Amerika, memulihkan demokrasi, serta memberantas narkotika.
Operasi tersebut menjadi intervensi militer AS terbesar sejak Perang Vietnam. Noriega akhirnya ditangkap pada Januari 1990, diterbangkan ke Miami, dan diadili atas kasus penyelundupan narkoba.