AS Klaim Ambil Alih Pemerintahan Venezuela Sementara, Nicolas Maduro Dibawa ke New York untuk Diadili?

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 4 Januari 2026 | 21:15 WIB
Momen Presiden AS Donald Trump klaim ambil alih pemerintahan sementara Venezuela  (Youtube/Sekretariat Presiden)
Momen Presiden AS Donald Trump klaim ambil alih pemerintahan sementara Venezuela (Youtube/Sekretariat Presiden)

TITIKTEMU.CO - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan akan mengambil alih jalannya pemerintahan Venezuela untuk sementara waktu usai operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya. Kedua tokoh tersebut telah dibawa ke Amerika Serikat guna menghadapi proses hukum.

Sebelumnya, militer AS melancarkan operasi besar-besaran yang menyasar sejumlah fasilitas strategis di Venezuela. Operasi tersebut diklaim berhasil mengamankan Maduro, yang kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan hukum yang telah lama disiapkan otoritas AS.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Washington akan mengelola pemerintahan Venezuela hingga terbentuk pemerintahan baru yang dinilai sah dan dapat dipercaya. Menurutnya, langkah ini diperlukan demi memastikan transisi kekuasaan berjalan aman dan terkendali.

Baca Juga: Geger Dunia! Nicolas Maduro dan Istri Dikabarkan Ditangkap Pasukan Elite AS dalam Operasi Militer di Karakas

“Kami akan menjalankan pemerintahan di sana sampai tercapai transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump, seperti dikutip dari NBC News, Minggu (4/1/2026).

Trump juga menekankan bahwa AS tidak ingin pergantian kepemimpinan di Venezuela justru mengulang krisis politik dan ekonomi yang sama. Ia menyebut militer AS siap melancarkan operasi lanjutan dengan skala lebih besar jika situasi mengharuskan.

“Kami siap melakukan gelombang serangan berikutnya yang jauh lebih besar apabila diperlukan,” ujarnya.

Venezuela Tolak Penangkapan Maduro

Langkah militer AS tersebut mendapat penolakan keras dari pemerintah Venezuela. Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menyebut penangkapan Maduro tidak sah dan menuntut pembebasan segera.

“Kami menuntut pembebasan langsung Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya,” kata Rodriguez melalui siaran televisi nasional.

Baca Juga: Agenda Padat Timnas Indonesia 2026 Jadi Alasan PSSI Percaya John Herdman, Dari FIFA Series hingga Piala AFF 2026

AS Lirik Investasi Minyak Venezuela

Dari sisi ekonomi, Trump mengungkapkan perusahaan minyak asal AS siap menggelontorkan investasi besar di Venezuela. Tujuannya untuk memperbaiki infrastruktur energi dan mengoptimalkan cadangan minyak yang sangat besar di negara tersebut.

Trump mengklaim langkah ini tidak akan membebani anggaran AS. Ia juga menyebut hasil sektor energi nantinya akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat Venezuela sekaligus sebagai kompensasi atas kerugian yang dituding ditimbulkan oleh pemerintahan sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X