internasional

Armada Harapan Menuju Gaza: Global Sumud Flotilla Tantang Blokade dengan Misi Kemanusiaan

Senin, 29 September 2025 | 23:15 WIB
Armada Kemanusiaan Mulai Dekati Gaza (Instagram @quentin.quArmada Kemanusiaan Mulai Dekati Gaza)

Media Israel KAN melaporkan bahwa unit Shayetet 13 angkatan laut Israel telah menggelar latihan untuk membajak kapal sebelum armada GSF mencapai Gaza, terutama karena momen kedatangan bertepatan dengan libur nasional Yom Kippur.

Israel sebelumnya menawarkan agar bantuan GSF didaratkan di pelabuhan-pelabuhan alternatif seperti Ashkelon, Siprus, atau Vatikan. Namun, GSF menolak dengan alasan transparansi dan distribusi yang lebih tepat sasaran.

Penolakan ini oleh Tel Aviv dianggap provokasi.

Baca Juga: Mindfulness dan Meditasi: Seni Hidup Slow di Era Serba Cepat

Dukungan Aktivis dan Ancaman Serangan

Global Sumud Flotilla bukan hanya sekadar konvoi kapal bantuan, tetapi juga simbol solidaritas internasional.

Inisiatif ini dimulai sejak 31 Agustus dan melibatkan puluhan kapal sipil, aktivis, jurnalis, tenaga kesehatan, hingga sosok terkenal seperti aktivis iklim Greta Thunberg.

Meski begitu, perjalanan GSF tak luput dari ancaman. Mereka beberapa kali mendapat serangan, termasuk saat berlayar di perairan Yunani dan saat berlabuh di Tunisia.

Kejadian ini bahkan mendorong Italia dan Spanyol mengirim kapal fregat untuk mengawal perjalanan GSF.

Harapan yang Dibawa Armada Harapan

Misi kemanusiaan ini bukan hanya tentang membawa bantuan fisik, tetapi juga pesan moral tentang kemanusiaan, solidaritas, dan keberanian menantang ketidakadilan.

Dengan dukungan internasional, GSF berharap bantuan dapat tiba dengan selamat dan menjadi simbol perlawanan terhadap blokade yang mengekang kehidupan warga Gaza.***

 

Halaman:

Tags

Terkini