Gubernur Cox menekankan bahwa serangan ini harus dipandang sebagai ancaman terhadap prinsip demokrasi Amerika.
“Ketika seorang warga negara menjadi sasaran hanya karena pandangan politiknya, itu berarti kita semua sedang diserang,” tegasnya.
Baca Juga: Kemlu Pastikan 57 WNI di Nepal Aman, Siapkan Opsi Pemulangan Usai Situasi Kondusif
Latar Belakang Charlie Kirk
Charlie Kirk dikenal luas sebagai aktivis konservatif yang mendirikan organisasi Turning Point USA, kelompok yang aktif menyuarakan pandangan politik kanan dan sering menjadi sorotan publik.
Kehadirannya di berbagai kampus, termasuk di UVU, kerap menuai pro dan kontra. Meski kerap dikritik karena sikapnya yang dianggap provokatif, Charlie Kirk memiliki banyak pendukung.
Mereka menilai Kirk sebagai figur penting dalam memperjuangkan kebebasan berbicara dan nilai konservatif di kalangan anak muda Amerika.***