TITIKTEMU.CO - Kasus penembakan yang menewaskan aktivis politik konservatif Charlie Kirk akhirnya menemukan titik terang.
Pihak kepolisian Utah berhasil menangkap terduga pelaku yang diidentifikasi sebagai Tyler Robinson, seorang pria asli Utah, setelah 33 jam buron.
Gubernur Utah, Spencer Cox, mengonfirmasi kabar ini pada Sabtu, 13 September 2025.
Dalam keterangan resmi, Cox menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya tragedi individual, tapi juga serangan terhadap jantung nilai-nilai yang dipegang Amerika.
“Ini adalah serangan kepada kita semua. Serangan ini menyentuh inti dari siapa kita sebagai bangsa,” ujar Cox.
Baca Juga: Pesan Rahasia di Selongsong Peluru: ‘Bella Ciao’ dan Misteri di Balik Kasus Charlie Kirk
Penyelidikan Awal
Menurut laporan, pihak berwenang Utah justru mendapatkan petunjuk penting dari keluarga Robinson sendiri.
Mereka mengungkap bahwa Robinson sempat mengaku, atau setidaknya memberikan isyarat, bahwa dialah pelaku penembakan di Utah Valley University (UVU) pada Rabu, 10 September.
Keluarga Robinson juga menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Robinson semakin aktif dalam masalah dan isu-isu politik nasional.
Saat acara makan malam keluarga sebelum tragedi, dia sempat menyinggung kehadiran Charlie Kirk di UVU, dan menyampaikan rasa ketidaksetujuannya terhadap pandangan politik sang aktivis.
Informasi inilah yang menjadi kunci bagi aparat untuk mempersempit pencarian, hingga akhirnya menangkap Robinson.
Baca Juga: Siapa Penembak Charlie Kirk di Utah? Kronologi, Fakta, dan Perburuan Pelaku
Dukungan dari Trump dan FBI
Artikel Terkait
Lembaga HAM Belanda Putuskan Diskriminasi Upah Pelaut Indonesia dan Filipina
IFG Symphony Choir Raih Emas di Nusantara International Choir Folk Festival 2025
Ricuhnya Revolusi Gen Z di Nepal: Demo Berujung Serangan ke Gedung Parlemen, Puluhan Tewas dan Pemerintah Runtuh
Presiden Prabowo Siap Jadi Pembicara ke-3 di Sidang Majelis Umum PBB 2025
Nepo Baby Nepal: Dari Tas Branded hingga Kerusuhan Jalanan, Begini Ceritanya