Nepo Baby Nepal: Dari Tas Branded hingga Kerusuhan Jalanan, Begini Ceritanya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 13 September 2025 | 12:45 WIB
Fenomena Nepo Baby Menyulut Api Demo di Nepal (Kolase tangkapan layar dok. Reuters)
Fenomena Nepo Baby Menyulut Api Demo di Nepal (Kolase tangkapan layar dok. Reuters)

TITIKTEMU.CO - Nepal sedang diguncang demonstrasi yang berujung ricuh.

Akar masalahnya bukan sekadar politik biasa, melainkan fenomena nepo baby dan nepo kids.

Awalnya, istilah nepo baby muncul di industri hiburan Hollywood untuk menyindir anak selebriti yang sukses karena koneksi orang tua.

Lama-kelamaan, istilah ini meluas jadi nepo kids—label untuk anak-anak dari kalangan elit, mulai dari politik hingga bisnis.

Baca Juga: Kabar Baik dari Nepal: 57 WNI Selamat, Kemlu Siapkan Skenario Pulang Kampung

Generasi Z: “Kami Muak dengan Korupsi dan Pamer Kekayaan”

Menurut CNN International, banyak anak muda Nepal yang menuntut keadilan.

Mereka merasa generasi elite hidup bergelimang kemewahan, sementara rakyat biasa harus berjuang di tengah krisis.

“(Generasi Z) menuntut akuntabilitas dan penyelidikan adil atas korupsi ini, gaya hidup mewah ini, semua anak politisi yang korup ini,” tegas seorang demonstran, Shree Gurung.

Sosok-Sosok Nepo Kids yang Jadi Sorotan

Beberapa nama yang terseret isu ini antara lain:

  • Saugat Thapa – Putra Menteri Hukum Nepal, Bindu Kumar Thapa. Ia dicap warganet sebagai simbol hedonisme karena gaya hidupnya yang mewah.
  • Shrinkhala Khatiwada (29) – Putri mantan Menteri Kesehatan Birodh Khatiwada. Rumah keluarganya sempat dibakar massa setelah perjalanan mewahnya viral di media sosial.
  • Smita Dahal – Cucu mantan PM Pushpa Kamal Dahal “Prachanda”. Ia dikritik setelah memamerkan tas branded di TikTok.
  • Shivana Shrestha – Menantu mantan PM Sher Bahadur Deuba. Ia bersama suaminya dituding memamerkan kekayaan bernilai miliaran rupee.

Baca Juga: Ricuhnya Revolusi Gen Z di Nepal: Demo Berujung Serangan ke Gedung Parlemen, Puluhan Tewas dan Pemerintah Runtuh

Ketimpangan yang Menyakitkan

Sementara rakyat jelata berjuang memenuhi kebutuhan pokok, para “nepo kids” ini kedapatan mengenakan pakaian dan aksesori senilai jutaan dolar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X