TITIKTEMU.CO – Media sosial diramaikan polemik terkait seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS.
Nama DS menjadi sorotan setelah mengunggah video di akun Instagram @sasetyaningtyas dengan narasi “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”. Dalam video tersebut, DS memperlihatkan momen membuka paket berisi surat dari Home Office Inggris.
Surat itu menyatakan bahwa anak keduanya resmi memperoleh kewarganegaraan Inggris. DS juga menampilkan paspor Inggris yang diterbitkan bersamaan dengan dokumen tersebut.
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet dan menuai kritik. Menanggapi hal itu, LPDP akhirnya memberikan pernyataan resmi pada Minggu, 22 Februari 2026.
“LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS,” tulis LPDP dalam keterangannya.
Menurut LPDP, tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan nilai integritas, etika, serta profesionalisme yang selama ini ditanamkan kepada para penerima beasiswa.
Riwayat Studi dan Status DS
Dalam penjelasannya, LPDP menyampaikan bahwa DS telah menyelesaikan studi magister (S2) dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017. Ia juga disebut telah menuntaskan masa pengabdian sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, LPDP memastikan tidak lagi memiliki ikatan hukum dengan DS. Meski begitu, lembaga tersebut tetap berupaya melakukan komunikasi guna mengingatkan agar alumni lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mempertimbangkan sensitivitas publik.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
LPDP juga menegaskan bahwa penerima beasiswa memiliki kewajiban kebangsaan untuk berkontribusi kepada Indonesia.
Suami DS Diduga Belum Tuntaskan Kewajiban
Sorotan publik semakin meluas setelah LPDP mengungkap bahwa suami DS berinisial AP juga merupakan penerima beasiswa LPDP.
Artikel Terkait
Prospek Saham Emas 2026 Cerah, NH Korindo Overweight dan Targetkan Harga Tembus USD6.000
Harga Nikel LME Naik 0,6% ke USD17.455, Pasar Soroti Pembatasan Produksi Indonesia
Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram
Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
Viral Kawanan Gajah Masuk Mess Karyawan PT Arara Abadi di Siak, Anak Gajah Terjebak Septic Tank Berhasil Diselamatkan