BGN Beberkan Tantangan Baru: Kekurangan Ahli Gizi
Dalam perkembangan lain, Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap masalah serius terkait operasional dapur MBG, yaitu kekurangan tenaga ahli gizi. Hal ini berdampak pada berkurangnya dapur yang dapat berfungsi optimal.
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan kondisi tersebut dalam rapat bersama DPP Persagi pada Jumat, 21 November 2025.
“Sekarang terjadi kelangkaan ahli gizi. Banyak dapur MBG yang berhenti beroperasi karena salah satu syarat SPPG adalah harus memiliki tenaga ahli gizi,” tegas Nanik.
Ia meminta Persagi, Kementerian Kesehatan, dan BGN untuk berkoordinasi dalam mengatur penempatan tenaga profesional sesuai kebutuhan. Nanik juga menegaskan bahwa para ahli gizi nantinya akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil.
“Kami akan bantu prosesnya, tetapi mereka harus bekerja dengan baik dan tidak sering berpindah-pindah,” katanya.***
Artikel Terkait
Wapres Gibran Soroti Program Makan Bergizi Gratis di Pidato KTT G20 Afrika Selatan
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Warga Diminta Menjauhi Zona Merah Hingga 20 Km
Gubernur Bali Perintahkan Pembongkaran Lift Kaca Pantai Kelingking, Proyek Disebut Langgar Lima Aturan
Bonjowi Ungkap 20 Dokumen Ijazah Jokowi yang Diminta dari UGM: Semuanya Ditolak dengan Jawaban Seragam
MUI Terbitkan Fatwa Pajak Berkeadilan sebagai Respons Kenaikan PBB yang Dinilai Tidak Adil