Pejabat senior Hamas, Taher Al Nounou, menegaskan bahwa kelompoknya tidak terlibat dalam negosiasi yang digagas Amerika Serikat.
“Kami bukan bagian dari rencana damai Amerika. Pembebasan sandera hanya akan terjadi jika pendudukan Israel benar-benar berakhir,” ujarnya.
Meski demikian, Hamas menyatakan tetap bersedia menelaah proposal AS selama hal itu bertujuan melindungi hak dan kepentingan rakyat Palestina.
Hingga kini, dunia menanti hasil nyata dari perundingan di Kairo — apakah menjadi awal dari babak baru perdamaian di Gaza, atau justru menambah panjang daftar kegagalan diplomasi di Timur Tengah.***
Artikel Terkait
Franka Franklin Tegar Dampingi Nadiem Makarim di Sidang Praperadilan Kasus Chromebook: “Kami Percaya pada Integritas Mas Nadiem”
KPK Ungkap Dugaan Jual Beli Kuota Haji 2024, Travel Ilegal Kembalikan Uang Hampir Rp100 Miliar
Fenomena Cahaya Merah di Langit Cirebon: Meteor Jatuh atau Kebakaran Lahan Tebu? Ini Penjelasan BRIN, BMKG, dan Polisi
Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung Barat, Bikin Panik Tamu: Diduga Kabur dari Lembang Park & Zoo
Sidang Praperadilan Nadiem Makarim: Jaksa Klaim Penetapan Tersangka Sah, Kuasa Hukum Sebut Cacat Formil