Dalam pernyataannya, Khamenei menyebut bahwa kekuatan militer Iran berhasil mengguncang jantung pertahanan Israel.
Bahkan, ia mengklaim bahwa negara musuh bebuyutannya itu hampir mengalami kehancuran total akibat serangan balasan yang dilancarkan oleh pasukan Iran.
Kutipan pernyataannya menyebutkan:
"Terlepas dari semua propaganda dan klaim yang beredar, rezim Zionis hampir runtuh di bawah gempuran serangan Republik Islam."
Pernyataan Khamenei Disiarkan Luas oleh Media Pemerintah
Kantor berita resmi pemerintah Iran, IRNA, menyiarkan pidato Khamenei secara luas.
Narasi kemenangan yang diangkat dalam pidato tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan moral rakyat Iran dan memperkuat posisi negara di mata dunia, terutama di tengah sorotan internasional terhadap dinamika geopolitik Timur Tengah.
Pidato Ayatollah Ali Khamenei pascagencatan senjata menjadi penegas bahwa Iran mengklaim memiliki posisi lebih kuat dalam konflik melawan Israel.
Meski berbagai pihak di dunia masih menilai situasi dengan hati-hati, pernyataan ini jelas menandai babak baru dalam ketegangan dua negara yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Dunia pun menanti apakah kedamaian akan benar-benar terwujud atau justru konflik baru bisa kembali meletus.***
Artikel Terkait
Wales Vs Iran, Sore Ini Pkl.17.00 WIB: Gareth Bale Tetap Menjadi Pemain Kunci
Menang atas Wales, Iran Butuh Kemenangan Atas Amerika Serikat untuk Lolos Babak Gugur Piala Dunia 2022
Timnas U-20 Fokus Hadapi Iran Hari Ini
Prediksi Skor Iran vs Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025 Malam Ini Jam 18.30 WIB Lengkap Prediksi Line Up Pemain
Serangan Israel ke Iran Tewaskan Tokoh Kunci, Iran Kibarkan Bendera Merah Apa Artinya?
KBRI Teheran Imbau WNI di Iran Waspada Pasca Serangan Israel, Ini 7 Langkah yang Perlu Dilakukan
Respons Keras China dan Pakistan atas Serangan Israel ke Iran: Kecam Pelanggaran dan Serukan Perdamaian
Gejolak Global Guncang Kripto: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke USD 101.000 Usai Serangan AS ke Iran
Dasco Imbau WNI di Wilayah Konflik Perang Israel-Iran Tetap Tenang, Evakuasi Dilakukan Bertahap
Sempat Terkendala Perang Israel-Iran, Menag: Pemulangan Jemaah Haji 2025 Mulai Lancar