Dasco Imbau WNI di Wilayah Konflik Perang Israel-Iran Tetap Tenang, Evakuasi Dilakukan Bertahap

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 26 Juni 2025 | 20:42 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad  (Instagram @sufmi_dasco)
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Instagram @sufmi_dasco)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengimbau semua pihak terutaman warga negara Indonesia (WNI) yang kini terjebak di wilayah konflik Israel Iran untuk tetap tenang.

Terkini, Dasco mengatakan Pemerintah RI kini tengah menyiapkan langkah terbaik dalam menyelamatkan WNI.

Baca Juga: TENANG! Libur Panjang Tahun Baru Islam, BRI Siapkan Layanan Weekend Banking Hingga Digital Banking

"Kami mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk tetap tenang, pemerintah terus berkomunikasi dan meng-update kabar WNI di Iran dan akan terus melakukan evakuasi secara bertahap," kata Dasco di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, pada Kamis, 26 Juni 2025.

Dasco juga menuturkan, pimpinan DPR hingga Komisi I DPR akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah perihal keadaan WNI di Iran.

Baca Juga: Perpanjang SIM Sekarang Bisa dari Rumah! Begini Cara Mudahnya Lewat Aplikasi Digital Korlantas

"DPR dalam hal ini, pimpinan DPR dan Komisi I akan terus berkomunikasi dengan pemerintah memonitor keadaan," terangnya.

Selain itu Ketua Harian Partai Gerindra itu menegaskan, DPR telah meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) hingga Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk membuat hotline atau menjembatani komunikasi pemerintah dengan WNI yang berada di lokasi konflik.

Baca Juga: Cara Mudah Buka Rekening Mandiri Online untuk Pencairan BSU 2025 Tanpa Antre

"Dan meminta kepada Kementerian Luar Negeri dalam hal ini juga Kedutaan Besar Iran untuk mengupayakan adanya hotline agar komunikasi warga negara kita di Iran bisa terpantau dengan baik demikian," tegas Dasco.

Sebelumnya diketahui, sebanyak 11 WNI telah tiba di Tanah Air setelah evakuasi gelombang pertama dari Iran. Total, 97 WNI dievakuasi gelombang pertama dari Iran melalui jalur darat ke Baku, Azerbaijan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X